Dandim 0307/Tanah Datar Dampingi Bupati Eka Putra Tutup Alek Nagari Pacu Kuda

Batusangkar  |  Mentrengnews.com – Berakhir sudah gelaran Alek Nagari Pacu Kuda Tanah Datar Wirabraja Open Race dan Tradisional 2023 yang digelar selama dua hari di Gelanggang Dang Tuanku Bukit Gombak.

Setelah pada hari pertama dibuka langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E.,M.M, gelaran pacu kuda yang melibatkan sebanyak 93 ekor kuda dari berbagai daerah itu akhirnya Senin (09/02/2026) ditutup secara resmi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra yang didampingi ketua pelaksanan Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han.

Alek anak nagari tersebut berlangsung semarak dengan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Sejak hari pertama hingga penutupan, tribun non permanen di seputaran arena pacu dipadati penonton, bahkan hingga ke tengah lapangan.

Pacu kuda menjadi hiburan tersendiri yang selalu dinantikan masyarakat. Euforia tahunan ini merupakan bagian dari olahraga tradisi warisan nenek moyang.

“Pacu kuda ini adalah olahraga tradisi dari nenek moyang kita. Saya hanya melanjutkan. Jika kita semua tertib, insya Allah bulan Oktober 2026 mendatang pacu kuda akan kembali kita laksanakan,” ujar Bupati Eka Putra saat penutupan.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pordasi Sumatera Barat yang telah memberikan jadwal untuk pelaksanaan pacu kuda Wirabraja open race di Kabupaten Tanah Datar pada bulan ini dan berharap Pordasi Sumbar juga memberikan jadwal pelaksanaan kembali pada jadwal yang sudah ditentukan nanti.

“Alhamdulillah, hari ini tiba saatnya kita terakhir mengadakan acara pacu kuda di lapangan ini, tentunya kami Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia khususnya Kodim 0307/Tanah Datar, Pordasi, para donatur dan seluruh pecinta olahraga pacu kuda yang saat ini hadir bersama-sama di gelanggang Dang Tuanku Bukit Gombak ini,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Bupati Eka Putra juga mengimbau kepada seluruh penonton yang memadati gelanggang untuk selalu menjadi keamanan, kenyamanan dan kebersihan.

“Mari, kita selalu menjaga kebersihan, dan jangan membuang sampah sembarangan. Kepada penonton yang bermain layang-layang jangan diterbangkan saat race sedang berlangsung, begitu juga kepada penonton yang menggunakan payung Saya mohon di saat race payungnya ditutup dulu karena akan menggangu jalannya race,” lanjutnya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada semua peserta dan pemilik kuda yang telah mendatangkan kuda-kudanya untuk mengikuti Pacu Kuda Tanah Datar Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026 di Kabupaten Tanah Datar.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh para petugas keamanan, petugas kesehatan, tokoh masyarakat dari tiga nagari (Lima Kaum, Pagaruyung dan Saruaso) serta seluruh stakeholder yang terlibat dalam menyukseskan Alek Nagari Pacu Kuda Tanah Datar Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026.

Selain itu kepada para penonton, juga diucapkan selamat kembali ke rumahnya masing-masing dan kembali berkumpul bersama keluarga. Sementara, kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah juga disampaikan terima kasih dan selamat kembali ke kampung halaman masing-masing dengan selamat.

Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana yang juga Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Forkopimda, panitia, donatur, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan Wirabraja Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Tahun 2026.
“Saya berharap pada pelaksanaan pacu kuda di bulan Oktober mendatang, acara ini dapat berlangsung lebih meriah, lebih ramai, dan tentunya lebih tertib,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Pordasi Kabupaten Tanah Datar Yon Hendri Dt. Rajo Bandaro membenarkan rencana pelaksanaan pacu kuda kembali pada Oktober 2026.

“Kami dari Pordasi bisa saja mengagendakan kembali, tentunya tergantung kesiapan panitia, arena, dan teknis pelaksanaan. Tidak menutup kemungkinan pacu kuda digelar dua kali dalam setahun,” katanya.

Penutupan acara turut dihadiri Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Dandim 0307/TD Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han, Kejari Tanah Datar, Sekretaris Daerah, para Asisten, Ketua Pordasi Sumbar, serta tamu undangan lainnya. (Pendim 0307)

 

#Sebagian dari tulisan ini dikutib dari Infopublik.id dan Startingjournal.com


Pos terkait