Kota Solok | Mentrengnews.com – Sebanyak 74 pendidik dan tenaga kependidikan MTsN Kota Solok mengikuti workshop intensif mengenai penguatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang merujuk pada implementasi KMA 1503 Tahun 2026 ini dilaksanakan di Cafe D’Relation, Kota Solok, pada Senin (9/2/2026).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, didampingi Kasi Pendidikan Madrasah dan Pengawas Madrasah. Dalam sambutannya, Plt. Kakankemenag menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) guru di era pendidikan abad 21.
“Pembelajaran saat ini tidak boleh hanya berfokus pada kecerdasan kognitif semata, tetapi harus diselaraskan dengan pembentukan karakter siswa. Ikuti kegiatan ini dengan sepenuh hati agar membawa perubahan nyata di kelas,” tegasnya.
Kepala MTsN Kota Solok, Marta Rinalson, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Rika Maria dari MAN 1 Keterampilan Batusangkar, yang juga merupakan Tim Kurikulum Kemenag Provinsi Sumatera Barat, sebagai pemateri utama.
Marta menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan membekali guru dengan konsep pendekatan yang memuliakan siswa. Melalui KBC, siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan penuh kasih sayang. Sementara itu, konsep Deep Learning diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang sadar, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, hati, rasa, dan raga secara holistik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Parti Erlinda, menegaskan bahwa KBC dan Deep Learning adalah dua instrumen yang saling melengkapi.
“KBC berfokus pada pendekatan afektif seperti empati dan spiritualitas, sedangkan Deep Learning menajamkan sisi kognitif melalui berpikir kritis dan pemahaman konseptual. Keduanya berkolaborasi untuk satu tujuan: memanusiakan manusia,” jelas Parti. (Helda)






