Musi Banyuasin | Matrengnew.com – Saling klaim lahan perkebunan seluas 249Ha antara 149 kk eks tranmigrasi SP4 Desa Sumber Jaya Kecamatan Babat-Supat dengan pihak PT.Hamita Utama Karsa (HUK) yang sudah berlansung dari tahun 2008 hingga saat ini belum ada ketuntasan,Selasa(14/4/2026).
249Ha Lahan perkebunan waga SP4 Desa Sumber Jaya Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi-Banyuasin tersebut diduga diserobot oleh PT.Hamita Utama Karsa sudah berlansung lama.
Akibatnya membuat 149kk warga Desa Sumber Jaya eks transmigrasi tersebut tidak dapat mengusahakan lahan tersebut dan kehilangan lahan perkebunan.149 kk warga SP4 Desa Sumber Jaya tersebut yakin,bahwa 249 hektar lahan yg dikuasai PT Hamita Utama Karsa dari tahun 2008 tersebut berdasarkan dokumen-dokumen yg dikekuarkan dan disahkan instansi terkait dalam pemerintah kabupaten Musi Banyuasi adalah hak milik mereka, demikian disampaikan oleh perwakilan 149KK warga SP4 Desa Sumber Jaya bapak Antriksa.Wartawan media Mentrengnews.com juga meminta keterangan salah seorang tokoh masyarakat yang hadir dilokasi tersebut bapak Baharuddin mantan KUPT/KUPTD transmigrasi SP4 Desa Sumber Jaya Kecamatan Babat Supat waktu itu masih kecamatan Sungai Lilin beliau mengatakan,”289ha lahan yang diduduki oleh 149kk warga SP4 itu memang lahan mereka,sebab waktu itu saya ditugaskan dari dinas tranmigrasi dan kependudukkan Kabupaten Musi-Banyuasin sbgai pembina warga transmigrasi disini sampai saya pensiun,sepanjang yang saya ketahui ini lahan ini memang lahan yang peruntukkan bagi warga transmigrasi,demikian bapak Baharuddin menutup keterangannya.
149Kk warga SP4 Desa Sumber Jaya Kecamatan Babat Supat Musi Banyuasin sangat berharap,dengan bukti-bukti,dokumen-dokumen,dan keterangan yang mereka sampaikan,pemerintah pusat dalam hal ini periden Prabowo Subiyanto,Mentri Perkebunan,Badan Pertanahan Nasional,Mentri Transmigrasi dan Kependudukan,Bupati Musi-Banyuasin,DPRD Musi-Banyuasin serta instansi terkait lainnya dapat membantu mengembalikan kepemilikkan lahan kami karana lahan tersebut sumber penghidupan bagi keluarga kami(Eds65)








