Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Kepala Daerah Tegas dan Netral, Pemilihan Ketua KONI Kota Payakumbuh Berlangsung Demokratis dan Transparan

×

Kepala Daerah Tegas dan Netral, Pemilihan Ketua KONI Kota Payakumbuh Berlangsung Demokratis dan Transparan

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh  |  Mentrengnewa.com – Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang digelar Sabtu (25/4/2026) di Aula Balaikota lantai III resmi menetapkan Chairul Mufti sebagai Ketua Umum KONI Kota Payakumbuh periode 2026–2030.

Ia meraih 34 suara, unggul atas Armen Faindal dengan 6 suara dan Jeffry Ricardo Bule Magno dengan 5 suara.
Penetapan hasil berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

Ketiga kandidat terlihat saling berpelukan dan berjabat tangan sebagai simbol persatuan dan komitmen bersama memajukan olahraga di Payakumbuh.

Dalam sambutan perdananya, Chairul Mufti menegaskan target besar membawa Payakumbuh masuk tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat Oktober 2026.

“Seluruh cabang olahraga dan perangkat daerah mari bersatu. Kita siapkan Payakumbuh meraih posisi tiga Porprov Sumbar,” ujarnya.

Pelaksanaan Musorkot ini juga menepis berbagai spekulasi yang sempat berkembang di masyarakat,kalau Armen Faindal maju sebagai Calon Ketua Koni pasti akan terpilih karena sudah di kondisikan,di karenakan Armen Faindal adalah kakank kandung Walikota Payakunbuh.itu lah isu miring yang berkembang menjelang pemilihan.

Sejak awal, proses penjaringan hingga pemungutan suara ditegaskan berjalan mandiri, terbuka, sekarang rumor tersebut terjawab sudah tanpa ada intervensi pemerintah daerah.

Panitia dan peserta Musorkot memastikan kepala daerah tidak berpihak kepada kandidat mana pun serta menjaga jarak dari dinamika pemilihan. Pemerintah kota disebut konsisten menempatkan diri sebagai mitra pembina olahraga, bukan pihak yang menentukan kepemimpinan organisasi.

Sikap netral tersebut terlihat dari mekanisme pemilihan yang sepenuhnya berada di tangan pemilik hak suara dari cabang olahraga. Seluruh tahapan berlangsung transparan hingga penghitungan suara ditetapkan secara terbuka.

Sejumlah peserta Musorkot menilai, netralitas kepala daerah menjadi faktor penting terciptanya suasana kondusif dan demokratis. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan KONI yang baru merupakan hasil murni keputusan insan olahraga Payakumbuh.

Momentum Persatuan Olahraga
Chairul Mufti menegaskan Musorkot harus menjadi titik awal konsolidasi besar olahraga Payakumbuh. Ia mengajak seluruh pihak meninggalkan perbedaan pasca pemilihan dan fokus pada pembinaan atlet serta peningkatan prestasi.

“Tidak ada lagi sekat setelah Musorkot. Saatnya bersatu untuk prestasi olahraga Payakumbuh,” tegasnya.(debby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *