Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Bukan Akhir, Tapi Awal Menuju Generasi Qur’ani: 19 Santri MDTA Masjid Al Manar Sawah Sianik Resmi Khatam Al-Qur’an

×

Bukan Akhir, Tapi Awal Menuju Generasi Qur’ani: 19 Santri MDTA Masjid Al Manar Sawah Sianik Resmi Khatam Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  Mentrengneas.Com – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Masjid Al Manar, Sawah Sianik, Kelurahan Nan Balimo pada Minggu (26/04/2026). Sebanyak 19 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Masjid Al Manar resmi melaksanakan prosesi Khatam Al-Qur’an yang ke-12.

Acara yang menjadi tonggak penting dalam pendidikan agama di lingkungan masyarakat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Walikota Solok yang diwakili oleh Kabag Kesra, Al Wahyudi, hadir untuk memberikan dukungan langsung. Turut hadir Ketua DPRD Kota Solok yang diwakili Ketua Komisi 2, Ade Merta, Ketua PC FKDT Kota Solok, Ust. Rahman Tubil, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Solok yang diwakili Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Yulfian.

Dalam sambutannya, Al Wahyudi menyampaikan apresiasi yang mendalam dari Pemerintah Kota Solok kepada panitia dan guru yang telah konsisten membina generasi muda. Ia menekankan bahwa keberhasilan 19 santri ini merupakan kontribusi nyata bagi visi Kota Solok yang religius.

“Anak-anak kita yang khatam hari ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan bidang keagamaan di Kota Solok. Namun, tugas orang tua belum selesai. Kami berpesan agar setelah khatam di MDTA, orang tua harus menjadi garda terdepan dalam mengingatkan anak-anak untuk tetap mengaji dan menghafal Al-Qur’an di rumah,” tegas Al Wahyudi.

Senada dengan hal tersebut, Ade Merta yang mewakili Ketua DPRD Kota Solok mengingatkan para santri dan orang tua bahwa predikat ‘khatam’ bukan berarti berhenti berinteraksi dengan kitab suci.

“Khatam Al-Qur’an adalah titik awal. Ini adalah gerbang untuk mulai mendalami, menelaah, dan yang paling penting adalah mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam perilaku sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kemenag Kota Solok, Yulfian, menyebutkan bahwa syiar agama melalui kegiatan khatam ini membuktikan bahwa pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an masih sangat hidup di tengah masyarakat. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, keberhasilan santri ini dinilai sebagai investasi besar.

“Ini adalah investasi masa depan bagi umat dan daerah kita. Kepada para ustaz dan ustazah, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya. Kesabaran dan keikhlasan Anda adalah amal jariyah yang tak terputus. Dan bagi orang tua, ingatlah bahwa Anda adalah madrasah pertama bagi mereka,” ungkap Yulfian dalam pidato yang menyentuh hati para hadirin.

Acara yang juga dihadiri oleh Lurah Nan Balimo, pengurus Masjid Al Manar, serta tokoh masyarakat tingkat RT dan RW ini berlangsung meriah namun tetap khusyuk. Dengan terlaksananya khatam ke-12 ini, MDTA Masjid Al Manar diharapkan terus menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya generasi yang berakhlak mulia, cinta masjid, dan siap menjadi penerus estafet kepemimpinan di Kota Solok. (helda/Yul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *