Lampung Selatan | Mentrengnews.com –
5 Mei 2026, Ada pemandangan unik dan sekaligus menginspirasi terlihat di halaman Kantor Kecamatan Bakauheni hari ini. Seorang pejabat tinggi yang dikenal disiplin dan pekerja keras, yaitu Camat Bakauheni Sidik, S.H., M.M., terlihat masuk kantor dengan gaya yang agak “berbeda”.
Sambil berjalan, wajahnya terlihat meringis, tangan kanannya terus menekan pipi sebelah kiri, dan mulutnya terkatup rapat seolah takut ada angin yang masuk. Saat disapa oleh staf dan warga yang datang, beliau hanya bisa mengangguk-angguk sambil menyeringai — bukan senyum bahagia, tapi senyum kesakitan!
“Waduh Pak Camat, kenapa tuh mukanya kayak orang abis makan seblak kebanyakan cabe ?” tanya seorang warga bercanda.
Dengan suara mendengung dan cadel karena mulutnya tak bisa dibuka lebar, Camat Sidik menjawab:
“Hehehe… SAKIK IPON Pak! Sakit gigi rasanya mau copot saja, tapi mau bagaimana lagi, tugas menanti, warga butuh!”
Memang bukan hal yang mudah bagi beliau. Bayangkan saja, rumah beliau berada di Desa Sidomulyo, sedangkan tempat tugasnya ada di Kecamatan Bakauheni.
Jarak tempuhnya lumayan jauh, harus bolak-balik setiap hari menempuh perjalanan puluhan kilometer. Belum lagi hari ini ditambah “musuh bebuyutan” yang datang menyerang: SAKIK IPON!
Banyak orang kalau sakit gigi sedikit saja sudah langsung minta izin istirahat, bahkan ada yang sampai libur seminggu. Tapi tidak dengan Camat Sidik yang satu ini.
Meskipun sepanjang perjalanan dari rumah beliau terus meringis, menahan nyeri yang menusuk sampai ke ubun-ubun, beliau tetap memacu kendaraannya menuju kantor.
“Katanya orang sakik ipon itu sakitnya melebihi sakit hati, tapi saya pikir sakit hati bisa sembuh kalau diikhlaskan, tapi tugas kalau ditinggal bisa merugikan banyak orang,” ujarnya lagi sambil masih sesekali meringis.
PESAN INSPIRATIF
Sakik Ipon, Sakit Hati, Sakit Apapun Itu, Tidak Bisa Mengalahkan Semangat Mengabdi!
Perjuangan Camat Sidik ini mengajarkan kita sebuah makna mendalam:
“Jarak rumah yang jauh bukan alasan untuk telat atau absen, sakit apapun yang dirasakan bukan alasan untuk meninggalkan tugas.
Sebagai abdi masyarakat, tanggung jawab adalah hal utama yang harus dijunjung tinggi.
Kalau kita sudah punya niat yang tulus untuk melayani, segala rintangan apapun bentuknya — bahkan sampai sakik ipon sekalipun — pasti bisa kita lewati dengan semangat yang tak pernah padam!”
Warga dan staf pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Bagi mereka, melihat Camat Sidik yang tetap semangat bekerja meskipun sedang kesakitan sudah menjadi contoh nyata tentang makna disiplin dan pengabdian yang sejati.
“Pokoknya salut banget sama Pak Camat! Semoga lekas sembuh dari sakik iponnya ya Pak, kami semua doakan supaya giginya sehat kembali, semangat kerjanya makin membara!” ujar salah seorang staf sambil tertawa terbahak.
Redaksi Mentrengnews.com
Penulis : Sholeh MTV
Berita Lucu tapi Bermakna, Mengawal Semangat Pengabdian!







