LINTAU BUO | Mentrengnews.com – Pohon bambu berukuran besar yang tumbang akibat angin kencang dan menerpa atap rumah warga di Jorong Imam Bonjol, Nagari Buo, Kecamatan Lintau Buo, berhasil dibersihkan oleh personel TNI. Babinsa Koramil 04/Lintau Buo, Serda Darwin, bersama sejumlah anggota Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif) TP 951/Pandeka Marapi, turun tangan membantu warga membersihkan reruntuhan bambu tersebut pada Rabu (16/05/2026) siang.
Kejadian tumbangnya bambu ini terjadi pasca-hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Lintau Buo. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun bagian atap dan teras rumah milik Bapak Warman mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa batang bambu yang berat.
Mendapati laporan dari warga, Babinsa setempat segera berkoordinasi dengan Danramil 04/Lintau Buo untuk mengerahkan bantuan personel. Karena ukuran rumpun bambu yang besar dan berat, diperlukan tenaga ekstra dan alat pemotong rantai (chainsaw) untuk memotong dan mengevakuasi material tersebut agar tidak menimbulkan bahaya lanjutan.
“Kami bergerak cepat karena khawatir jika dibiarkan terlalu lama, struktur atap rumah bisa semakin rusak atau bahkan ambruk. Selain itu, bambu yang basah dan berlumut juga licin dan berbahaya bagi warga,” jelas Serda Darwin di lokasi kejadian.
Dalam pelaksanaannya, personel Yonif TP 951/Pandeka Marapi yang memiliki keahlian dalam penanganan materiil dan peralatan lapangan, mengambil peran utama dalam memotong batang bambu menjadi beberapa bagian. Sementara itu, Babinsa dan warga bergotong royong mengangkat potongan-potongan bambu tersebut ke luar area rumah.
Pemilik rumah, Bapak Warman (50), mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam atas respons cepat dari personel TNI. “Saya bingung harus mulai dari mana karena batangnya sangat besar dan berat. Alhamdulillah, Bapak-Bapak TNI datang membantu dengan sigap. Dalam waktu singkat, halaman rumah saya sudah bersih kembali. Terima kasih banyak,” ujarnya dengan lega.
Plh. Danramil 04/Lintau Buo, Serma Erdipon, menghimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi pohon atau bambu lapuk di sekitar rumah, terutama saat musim hujan dan angin kencang. “Kami mengajak warga untuk secara rutin memeriksa kondisi tanaman di sekitar hunian. Jika ada yang rapuh, sebaiknya dipotong sebelum membahayakan,” imbaunya.
Kegiatan pembersihan ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Sinergi antara Babinsa sebagai pembina wilayah dan Yonif TP 951/Pandeka Marapi sebagai satuan pendukung operasional, menunjukkan kekuatan gotong royong yang efektif dalam menangani dampak bencana alam skala kecil di tingkat komunitas. (Pendim 0307)








