Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Refleksi Harkitnas ke-118 di MAN Kota Solok: Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Zaman

×

Refleksi Harkitnas ke-118 di MAN Kota Solok: Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Zaman

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  Mentrengnews.com – Semangat nasionalisme dan komitmen intelektual membakar sanubari keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok. Pada Rabu (20/5/2026) pagi, seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi Kelas X dan XI berkumpul di lapangan kampus untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 dengan khidmat.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Maidison, yang memimpin jalannya upacara pasca-pelantikannya sebagai Kepala MAN Kota Solok yang baru, membacakan amanat tertulis dari Menteri Komunikasi Digital yang mengusung tema sentral: “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”.

Dalam pidatonya, Maidison menekankan bahwa secara filosofis, kebangkitan nasional adalah proses yang bersifat mutatis mutandis—sebuah pergerakan yang terus menyesuaikan diri dengan tatanan zaman tanpa sedikit pun menanggalkan jati diri bangsa.

“Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Melalui momen ini, mari kita kenang kembali bagaimana semangat perjuangan Dr. Sutomo yang menanamkan konsep perjuangan intelektual. Tujuannya agar peserta didik memiliki rasa kesadaran yang mendalam untuk cinta kepada tanah air,” ujar Maidison di hadapan ratusan peserta upacara.

Ia juga mengajak seluruh siswa untuk meluruskan kembali niat belajar, berjuang dengan sungguh-sungguh demi menggapai cita-cita, serta menjadi benteng kedaulatan negara di era digital.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, yang tidak dapat hadir langsung di lokasi upacara karena adanya agenda kedinasan lain yang tidak bisa ditinggalkan, tetap memberikan perhatian besar terhadap jalannya peringatan Harkitnas di MAN Kota Solok.

Melalui pesan digitalnya, H. Amril memberikan apresiasi kepada seluruh warga madrasah. Beliau menegaskan bahwa esensi kebangkitan nasional hari ini harus tercermin dari prestasi dan akhlak generasi muda madrasah.

“Meskipun saya tidak berada di tengah-tengah lapangan hari ini, semangat kebangkitan itu harus tetap kita rasakan bersama. Saya berpesan kepada seluruh pendidik dan siswa MAN Kota Solok agar menjadikan Harkitnas ke-118 ini sebagai momentum transformasi,” tutur H. Amril.

Beliau menambahkan bahwa tantangan zaman ke depan, terutama di era digital, menuntut siswa madrasah tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual.

“Tunas bangsa yang kita jaga bukan sekadar cakap teknologi, melainkan mereka yang memiliki akhlakul karimah. Madrasah harus menjadi motor penggerak kebangkitan intelektual yang berkarakter. Selamat Hari Kebangkitan Nasional, teruslah berprestasi demi kedaulatan bangsa dan martabat madrasah,” pungkasnya.

Upacara yang berlangsung di bawah cuaca cerah tersebut berjalan lancar dan diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Islam di Kota Solok.(helda/Nita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *