LINTAU BUO | Mentrengnews.com – Dalam rangka mendukung kelancaran aliran air untuk sawah petani dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Lintau Buo, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Lintau Buo, Serda Darwin, bersama anggota Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif) TP 951/Pandeka Marapi turun langsung ke lapangan melaksanakan kegiatan kerja bakti atau Gotong Royong (Goro). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran irigasi di Jorong Imam Bonjol, Nagari Buo, pada Senin (25/05/2026) pagi.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan warga petani setempat ini bertujuan untuk membersihkan sedimentasi lumpur, sampah, dan gulma yang menyumbat aliran air di Irigasi Imam Bonjol. Penyumbatan tersebut dikhawatirkan dapat menghambat distribusi air ke hamparan sawah milik warga, terutama menjelang musim tanam atau saat kebutuhan air meningkat.

Serda Darwin menjelaskan bahwa kondisi irigasi yang bersih sangat vital bagi produktivitas pertanian. “Air adalah darah bagi tanaman padi. Jika salurannya tersumbat, air tidak akan mengalir merata ke sawah-sawah warga. Dengan bergotong royong membersihkannya hari ini, kita memastikan pasokan air lancar sehingga hasil panen nanti bisa optimal,” ujar Serda Darwin di sela-sela kegiatan.
Anggota Yonif TP 951/Pandeka Marapi yang turut serta menunjukkan semangat tinggi dalam bekerja. Mereka menggunakan cangkul, sekop, dan karung untuk mengangkat material kotoran dari dasar saluran irigasi. Kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah warga menciptakan suasana keakraban dan memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemeliharaan infrastruktur pertanian di lingkungan mereka.
Salah satu tokoh tani Nagari Buo, Bapak Zulkifli (55), mengapresiasi inisiatif TNI. “Biasanya kami membersihkan irigasi secara swadaya, tapi kali ini dibantu oleh Bapak-Bapak TNI. Ini sangat meringankan beban kami. Selain itu, ini menjadi contoh baik bagi generasi muda untuk tetap melestarikan budaya gotong royong,” katanya.
Dandim 0307/Tanah Datat Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) Babinsa dalam pendampingan Upsus (Upaya Khusus) Pajale (Padi, Jagung, Kedelai). “Sinergi antara Babinsa, satuan tempur seperti Yonif TP 951, dan masyarakat adalah kunci suksesnya program ketahanan pangan nasional di tingkat akar rumput,” tegasnya.
Kegiatan Goro berlangsung hingga siang hari dan berhasil membersihkan sepanjang kurang lebih 200 meter saluran irigasi utama. Dengan lancarnya aliran air di Irigasi Imam Bonjol, para petani di Nagari Buo kini merasa lebih tenang dan optimis dalam menggarap lahan pertanian mereka.
Melalui aksi nyata ini, TNI kembali membuktikan komitmennya sebagai sahabat rakyat, tidak hanya dalam pertahanan negara tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (Pendim 0307)








