Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Dandim 0307/TD Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., Pancasila Adalah Tali Pengikat Keutuhan Bangsa di Tengah Dinamika Global

×

Dandim 0307/TD Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., Pancasila Adalah Tali Pengikat Keutuhan Bangsa di Tengah Dinamika Global

Sebarkan artikel ini

BATU SANGKAR | MentrengNews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., menyampaikan amanat pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 tahun 2026.

Pada Senin 01 Juni 2026 selesai mengikuti upacara bersama Forkopimda di Lapangan Cindua Mato Batusangkar. Dandim menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan pedoman hidup yang relevan untuk menjawab tantangan zaman.

Letkol Arm Hendriyana mengutip semangat para pendiri bangsa yang telah merumuskan Pancasila sebagai titik temu keberagaman Indonesia. “Pancasila lahir dari rahim sejarah perjuangan bangsa. Ia adalah konsensus luhur yang menyatukan kita meskipun berbeda suku, agama, ras, dan antargolongan. Di era digital dan globalisasi ini, tantangan terhadap ideologi negara semakin kompleks, mulai dari penyebaran hoaks hingga intoleransi. Oleh karena itu, pengamalan Pancasila harus nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dandim.

Dandim juga menyoroti peran TNI sebagai alat pertahanan negara yang berideologikan Pancasila. Menurutnya, setiap prajurit TNI wajib menjadi teladan dalam mengamalkan sila-sila Pancasila, khususnya dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

“Bagi jajaran Kodim 0307/Tanah Datar, Pancasila adalah jiwa korps. Kita harus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai perekat sosial. Sila ‘Persatuan Indonesia’ harus kita wujudkan melalui sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat lainnya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim mengajak seluruh lapisan masyarakat Tanah Datar untuk terus merawat kerukunan. Kabupaten Tanah Datar yang dikenal dengan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, dinilai sangat selaras dengan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

“Mari kita jadikan momentum Hari Lahir Pancasila ini untuk introspeksi diri. Sudahkah kita bersikap adil? Sudahkah kita menghargai perbedaan? Sudahkah kita mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan? Jika ya, maka kita sedang menjadikan Pancasila hidup,” pungkasnya. (Pendim 0307)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *