BATUSANGKAR | MentrengNews. Com – INFO_PAS – Suasana khidmat menyelimuti Aula Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar saat digelarnya prosesi wisuda santri Pesantren Ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).* Program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang telah berjalan intensif ini sukses mengantarkan 32 orang WBP dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda. Dengan mengenakan pakaian koko putih dan peci, para wisudawan tampak fokus dan penuh perhatian mengikuti jalannya acara yang menandai babak baru perjalanan spiritual mereka di balik jeruji besi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran tamu undangan penting, yaitu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) dan Umum, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, serta Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat. Selain itu, hadir pula Kepala KUA Kecamatan Lima Kaum, Pembina dan Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Tanah Datar, serta para penyuluh agama. Momen penting ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembinaan WBP antara Rutan Kelas IIB Batusangkar dan Kantor Kemenag Tanah Datar yang ditandatangani langsung oleh Karutan Reza Aulia Kurniawan dan Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar Hendri Pani Dias, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam pembinaan keagamaan.
Mengawali rangkaian laporan dan sambutan, Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, memberikan penjelasan singkat sekaligus merincikan data kelulusan para santri. Dari total 32 wisudawan, sebanyak 20 orang WBP berhasil lulus dari program pembinaan bersama BKPRMI (lulus 100%). Sementara itu, 12 orang WBP lainnya merupakan lulusan dari program bersama KUA Kemenag dari total awal 20 peserta, di mana 4 orang dinyatakan tidak lulus dan 4 orang lainnya telah mendapatkan hak bebas sebelum program selesai. Karutan Batusangkar Reza Aulia Kurniawan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kolaborasi strategis ini demi membentuk karakter WBP yang lebih agamis dan bertanggung jawab.
Setelah penjelasan dari Kepala Rutan, acara dilanjutkan dengan sambutan dan sepatah kata dari Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Tanah Datar, Roni Saputra, yang memberikan petuah serta motivasi agar ilmu yang didapatkan selama di pesantren rutan ini menjadi pondasi iman yang kokoh saat mereka bebas nanti. Sejalan dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, Hendri Pani Dias, juga turut memberikan sepatah kata sambutan yang menekankan pentingnya sinergi ini. Beliau menegaskan bahwa keterbatasan fisik di dalam Rutan bukanlah penghalang bagi warga binaan untuk membersihkan jiwa, memperdalam wawasan keagamaan, dan membawa perubahan positif bagi masa depan mereka.
Apresiasi tinggi terhadap keberhasilan inovasi pembinaan ini datang langsung dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal dan Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri. Beliau menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi Rutan Batusangkar dalam menyelenggarakan pembinaan kepribadian yang menyentuh aspek spiritual paling dalam dari warga binaan. Kunrat menilai keberhasilan wisuda pesantren ini merupakan bukti nyata bahwa fungsi pemasyarakatan sebagai wadah pemulihan hidup, kehidupan, dan penghidupan telah berjalan dengan sangat baik dan humanis di wilayah Sumatera Barat.
Acara prosesi wisuda ini ditutup dengan penyerahan sertifikat kelulusan serta penyematan medali secara simbolis kepada perwakilan santri warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kedisplinan hingga akhir acara. Melalui momentum wisuda Pesantren Ibadah ini, Rutan Kelas IIB Batusangkar berharap dapat terus konsisten melahirkan alumni warga binaan yang tidak hanya jera secara hukum, tetapi juga membawa perubahan moral yang positif demi masa depan yang lebih cerah. (Humas Rutaba)









