Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Bupati Eka Putra Resmi Tutup Festival Minangkabau 2026, Dandim 0307/TD Apresiasi Tinggi Semangat Pelestarian Budaya

×

Bupati Eka Putra Resmi Tutup Festival Minangkabau 2026, Dandim 0307/TD Apresiasi Tinggi Semangat Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini

Batusangkar | MentrengNews. Com – Rangkaian acara Festival Minangkabau VI Tahun 2026 yang berlangsung meriah selama beberapa hari di kompleks Istana Basa Pagaruyung dan Lapangan Cindua Mato, secara resmi ditutup oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E., M.M., pada Sabtu (27/06/2026)malam.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesuksesan acara yang dihadiri ribuan wisatawan dan berhasil mengangkat citra budaya Luhak Nan Tuo ke tingkat nasional.

Hadir dalam acara penutupan tersebut Komandan Distrik Militer (Kodim) 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., beserta jajaran Forkopimda, tokoh adat, seniman, dan masyarakat. Kehadiran Dandim ini menjadi penegas bahwa TNI senantiasa mendukung penuh setiap upaya pelestarian nilai-nilai luhur bangsa.

Dalam arahannya, Bupati Eka Putra mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk unsur keamanan (TNI-Polri), panitia, dan masyarakat yang telah menjaga kondusifitas acara hingga akhir. “Festival ini bukan sekadar pesta rakyat, tetapi bukti nyata bahwa kita mampu melestarikan warisan leluhur di tengah modernisasi. Terima kasih kepada semua yang telah bekerja keras,” ujar Bupati.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0307/TD, Letkol Arm Hendriyana, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat masyarakat Tanah Datar dalam menjaga identitas budaya. Ia menekankan bahwa kekuatan suatu bangsa tidak hanya terletak pada militer yang tangguh, tetapi juga pada budaya yang kuat dan masyarakat yang berkarakter.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam festival ini. Melihat generasi muda yang bangga mengenakan pakaian adat dan memainkan alat musik tradisional adalah harapan bagi masa depan bangsa. TNI akan terus bersinergi dengan Pemkab dan Tokoh Adat untuk memastikan ruang ekspresi budaya ini tetap aman dan kondusif,” tegas Dandim.

Acara penutupan dimeriahkan dengan pertunjukan kolosal seni tari dan musik Minangkabau yang melibatkan ratusan penari dari berbagai nagari di Tanah Datar. Suasana haru bercampur bangga terasa saat para peserta dan penonton bersama-sama menyanyikan lagu daerah sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah kelahiran.

Dengan berakhirnya Festival Minangkabau 2026, Pemkab Tanah Datar berkomitmen untuk terus menggelar event serupa dengan skala yang lebih besar di tahun-tahun mendatang, guna mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. (Pendim 0307)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *