Kota Solok | MentrengNews. Com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola lembaga pendidikan yang transparan dan akuntabel. Langkah ini dibuktikan dengan keikutsertaan MAN Kota Solok dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan di Aula Amal Bakti Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh 18 Kepala MAN se-Sumatera Barat yang didampingi oleh masing-masing operator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Dr. H. Tan Gusli, S.Fil.I., M.A.P., M.A. Dalam arahannya, Tan Gusli menegaskan bahwa keterbukaan informasi di era digital saat ini sudah bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban mutlak bagi setiap madrasah.
“Madrasah wajib menyediakan informasi yang akurat dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas sebagai bentuk pertanggungjawaban publik,” tegasnya.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala MAN Kota Solok, Nita Oktavianti, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyambut baik instruksi dari Kanwil Kemenag Sumbar. Ia menekankan bahwa pengelolaan PPID di lingkungan MAN Kota Solok tidak boleh hanya sekadar formalitas untuk menggugurkan kewajiban penilaian.
“PPID dan keterbukaan informasi harus melekat serta menjadi bagian dari budaya kerja harian di madrasah kami, bukan sekadar pemenuhan syarat administratif untuk penilaian dari Komisi Informasi Sumatera Barat,” ujar Nita serius.
Monev ini juga menghadirkan Ketua Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat, Fadli, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Fadli mengingatkan kembali bahwa Keterbukaan Informasi Publik merupakan amanat konstitusi yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Lembaga pendidikan, khususnya madrasah, dituntut untuk lebih produktif dalam mengemas dan menyajikan informasi kepada masyarakat.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif MAN Kota Solok dalam agenda Monev ini. Amril memberikan pesan khusus terkait penguatan keterbukaan informasi ini.
“Saya sangat mendukung penuh langkah MAN Kota Solok. Keterbukaan informasi adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan (trust) masyarakat terhadap madrasah. Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, kita optimis madrasah di Kota Solok, khususnya MAN Kota Solok, akan semakin maju, berintegritas, dan dicintai masyarakat,” pesan H. Amril. (helda/Nita)








