Batusangkar | MentrengNews. Com – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Datar di Gedung Maharajodirajo, Batusangkar, pada
Rabu (29/07/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE., MM., dan Wabup Ahmad Fadly, S.Psi., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., atas dedikasinya selama memimpin Polres Tanah Datar.
Yang membuat acara kali ini sangat istimewa dan berbeda dari sebelumnya adalah kehadiran para pemuka adat, tokoh masyarakat, serta kaum ibu yang memenuhi aula serta wali nagari se tanah datar. Bupati Eka Putra secara khusus menyoroti hal ini sebagai bukti keberhasilan pendekatan humanis yang dibangun oleh AKBP Nur Ichsan selama masa tugasnya.
“Saya sangat mengapresiasi Pak Kapolres Nur Ichsan. Baru kali ini saya menyaksikan acara pisah sambut Kapolres dihadiri secara massal oleh Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, wali nagari dan Bundo Kanduang dari berbagai nagari di Tanah Datar. Ini menunjukkan bahwa Bapak telah berhasil menyentuh hati rakyat kecil dan menyatu dengan budaya Minangkabau,” ujar Bupati Eka Putra dalam sambutannya.
Bupati menambahkan, kehadiran unsur adat dalam setiap kegiatan kepolisian bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” yang menjadi pedoman hidup masyarakat Tanah Datar. Dengan melibatkan Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, Kapolres telah membangun kepercayaan (trust) yang kuat antara aparat penegak hukum dengan masyarakat.
AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, dalam tanggapannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. Ia mengaku bahwa keterlibatan tokoh adat dan bundo kanduang adalah kunci suksesnya dalam menjaga kamtibmas di wilayah yang dikenal dengan keramahan dan nilai-nilai budayanya yang kental.
“Terima kasih Bapak Bupati dan seluruh Ninik Mamak, wali nagari serta Bundo Kanduang yang telah menerima saya sebagai bagian dari keluarga besar Tanah Datar. Sinergi dengan adat adalah kekuatan terbesar kami dalam mencegah konflik dan menjaga ketertiban,” ungkap AKBP Nur Ichsan.
Hadir pula dalam acara tersebut Komandan Kodim 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., yang turut mendukung penuh kolaborasi antara Polri, Pemkab, dan elemen adat. Menurutnya, keamanan tidak akan tercipta tanpa peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk ninik mamak yang berfungsi sebagai penengah dan penjaga norma sosial.
Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata kenang-kenangan dari Bupati dan Forkopimda kepada AKBP Nur Ichsan, serta doa bersama untuk kelancaran tugas beliau di tempat penugasan yang baru. Momen ini menjadi catatan sejarah bagi Polres Tanah Datar tentang pentingnya pendekatan kultural dalam pelayanan publik.**







