Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Sinergi Pendidikan Solok: Kemenag dan Pemda Matangkan Blueprint Menuju Indonesia Emas 2045

×

Sinergi Pendidikan Solok: Kemenag dan Pemda Matangkan Blueprint Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, S.Ag., M.M., menegaskan komitmen penuh Kemenag dalam mendukung penyusunan dan sinkronisasi cetak biru (blueprint) pendidikan Kota Solok. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Kolaborasi Program Strategis yang berlangsung di Ruang Asisten II Pemerintah Daerah Kota Solok, Selasa (04/08/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten I Setda Kota Solok tersebut turut dihadiri Kasi Pendidikan Madrasah H. Muhibut Tibri, S.Ag., M.A., Kasi Pendidikan Pondok Pesantren Fauzi, S.Sos.I., M.H., Kepala Dinas Pendidikan, Kabag Hukum, serta Kabag Kesra. Pemaparan rancangan arsitektur pendidikan jangka panjang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Fahmi.

Dalam paparannya, Fahmi menjelaskan bahwa blueprint ini dirancang sebagai panduan sistematis untuk menyelaraskan seluruh komponen pendidikan di Kota Solok agar tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak sinergis dalam mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menanggapi inisiatif tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah integratif yang dilakukan Pemda Kota Solok.
“Penyusunan blueprint ini merupakan pijakan penting bagi masa depan pendidikan di Kota Solok. Selama ini, satuan pendidikan umum dan keagamaan memiliki potensi besar yang akan jauh lebih optimal jika bergerak dalam satu arah dan irama yang sama,” ujar H. Amril.

Beliau menyoroti pentingnya posisi pendidikan madrasah dan pondok pesantren dalam peta jalan pendidikan daerah:

• Integrasi Potensi Madrasah dan Pesantren: Pendidikan keagamaan bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian inti dari pembentukan karakter generasi muda Kota Solok yang berakhlak mulia dan berdaya saing.
• Kolaborasi Tanpa Sekat: Kehadiran cetak biru ini diharapkan mampu mengikis tembok pemisah antarinstansi, sehingga program pendampingan, kurikulum karakter, hingga peningkatan mutu guru dapat berjalan selaras antara sekolah umum, madrasah, dan pesantren.

H. Amril berharap kerja sama lintas sektor ini melahirkan regulasi dan kebijakan konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para pendidik dan peserta didik di seluruh wilayah Kota Solok. (helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *