Kota Solok | MentrengNews. Com – Semangat kepramukaan dan jiwa nasionalisme membakar antusiasme 35 anggota Pramuka Bantara MAN Kota Solok. Pada Sabtu (8/8/2026), mereka menggelar aksi Napak Tilas Pangkalan Gugus Depan (Pagusdam) M. Natsir dan Rohana Kudus dengan menempuh jarak sejauh 26 kilometer.
Kegiatan diawali pukul 07.00 WIB melalui upacara pelepasan resmi di halaman madrasah oleh Kepala MAN Kota Solok sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), H. Maidison. Para peserta mengambil titik start dari MAN Kota Solok menuju Nagari Kinari, Kabupaten Solok sampai ke Panyakalan sebelum akhirnya kembali finish di lingkungan madrasah.
Perjalanan puluhan kilometer tersebut tidak sekadar jalan sehat. Sepanjang rute, panitia menyiagakan lima pos tantangan yang menguji kecakapan dan mental peserta. Materi yang diujikan meliputi Syarat Kecakapan Umum (SKU), wawasan sejarah perjuangan bangsa, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), sandi morse, hingga simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Tantangan terik matahari tak menyurutkan langkah para anggota Bantara. Sepanjang jalur perjalanan, para peserta tampak kompak dan saling bahu-membahu menuntaskan setiap tantangan pos.
Kepala MAN Kota Solok, H. Maidison, memberikan apresiasi tinggi atas ketahanan fisik dan mental para siswa. “Melalui napak tilas ini, kita ingin mencetak generasi MAN Kota Solok yang sehat jasmani, kuat mental, dan berkarakter. Pramuka harus jadi garda terdepan madrasah,” tegasnya.
Dukungan senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril. Ia mengapresiasi tinggi inisiatif dan semangat juang para Pramuka Bantara MAN Kota Solok yang dinilainya mampu meneladani nilai kepahlawanan dua tokoh besar bangsa, M. Natsir dan Rohana Kudus.
“Kegiatan napak tilas ini sangat positif dalam membentuk fondasi mental, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda madrasah,” ujar H. Amril.
Lewat tantangan medan fisik dan pengetahuan sejarah yang disajikan sepanjang rute, tersirat harapan besar yang tertanam dari kegiatan ini. Napak tilas diharapkan tidak sekadar menjadi ajang penguji ketahanan fisik, tetapi mampu menanamkan jiwa patriotisme, mempererat solidaritas antaranggota, serta melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang berakhlak mulia, mandiri, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. (helda/nita)








