Batusangkar | MentrengNews. Com – Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap terjadi saat musim kemarau, personel Kodim 0307/Tanah Datar turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan Karhutla. Kegiatan ini menyasar warga masyarakat, khususnya petani dan pemilik lahan di wilayah rawan, pada Senin (32/08/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., menyatakan bahwa pencegahan lebih utama daripada pemadaman. Oleh karena itu, pendekatan persuasif melalui edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kejadian Karhutla di Kabupaten Tanah Datar.
“Kami tidak ingin menunggu api membesar baru bertindak. Melalui sosialisasi ini, kami mengajak masyarakat untuk memahami dampak buruk dari membakar lahan, baik bagi kesehatan, lingkungan, maupun aspek hukum,” ujar Letkol Arm Hendriyana.
Dalam pelaksanaannya, para Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang tersebar di seluruh kecamatan memberikan materi tentang bahaya asap akibat pembakaran lahan, alternatif pengolahan lahan tanpa bakar (zero burning), serta sanksi pidana yang diatur dalam Undang-Undang bagi pelaku pembakaran hutan.
Salah satu petugas penyuluh dari Kodim 0307/TD, Peltu Jufriyadi, menjelaskan teknik sederhana namun efektif dalam mengelola limbah pertanian. “Daripada dibakar yang berisiko memicu kebakaran luas, sisa jerami atau semak belukar bisa dikomposkan atau dijadikan pupuk organik. Ini justru lebih menguntungkan bagi kesuburan tanah petani,” jelasnya di hadapan warga Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datat
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran personel TNI. Mereka menyadari bahwa menjaga hutan dan lahan tetap hijau adalah tanggung jawab bersama. “Kami jadi lebih paham risikonya. Selama ini mungkin karena kebiasaan atau ketidaktahuan, kami sering membakar lahan. Ke depan kami akan coba cara lain yang lebih aman,” ucap Abdul, seorang petani lokal.
Kodim 0307/TD juga berkoordinasi erat dengan Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, dan Manggala Agni untuk memastikan patroli rutin tetap dilakukan. Dengan sinergi antara penegakan hukum, edukasi, dan partisipasi masyarakat, diharapkan Kabupaten Tanah Datar dapat bebas dari bencana kabut asap dan kebakaran lahan tahun ini. (Pendimdim 0307)








