Kota Solok | MentrengNews. Com — Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tarjun Najah Kota Solok mengintensifkan porsi latihan seni bela diri kempo setiap hari Jumat di lapangan madrasah. Gemblengan fisik dan teknik ini dilakukan sebagai bentuk persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo FORPROV BANTEN II – 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2026 mendatang di Kota Tangerang, Banten.
Sejumlah santri pilihan saat ini tengah menjalani tahap seleksi ketat. Pihak pesantren berharap para utusan terbaik ini mampu lolos dan membawa nama harum Ponpes Tarjun Najah serta Kota Solok di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.
Proses latihan dipimpin langsung oleh instruktur berpengalaman, Afriwantosa yang akrab disapa Sihan Atos, bersama Ramon atau Sensei Ramon. Sihan Atos menyampaikan bahwa para santri menunjukkan antusiasme dan kedisiplinan tinggi dalam menyerap setiap materi latihan demi tampil maksimal di Banten nanti.
Koordinator Asrama Ponpes Tarjun Najah, Ustadzah Mutiara Fitri, menjelaskan bahwa kempo merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib di pesantren. Pembinaan mental dan fisik melalui olahraga bela diri ini dinilai sejalan dengan pembentukan karakter santri yang tangguh dan berprestasi.
Dukungan penuh juga datang dari pihak yayasan dan pengawas. Dewan Pengawas Ponpes Tarjun Najah, Ustadz Ahmad Iskandar, S.Pd.I., berharap keikutsertaan dalam ajang ini tidak hanya membuahkan trofi, tetapi juga memicu semangat santri lainnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri agar lebih serius dan rajin berlatih. Ini pembuktian bahwa santri mampu bersaing secara sportif di luar ajang keagamaan, bahkan di tingkat nasional,” ujar Ustadz Ahmad Iskandar.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh atas dedikasi para santri serta pengasuh Ponpes Tarjun Najah dalam mempersiapkan diri menuju Kejurnas Kempo 2026.
“Kami sangat bangga dan mendukung penuh semangat para santri Ponpes Tarjun Najah Solok yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Kejurnas Kempo di Banten. Santri hari ini tidak hanya dituntut unggul dalam ilmu agama dan ketaqwaan, tetapi juga harus memiliki ketahanan fisik, mental juara, serta kedisiplinan tinggi, :ungkap H. Amril
”Ajang Kejurnas ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang seimbang antara Imtaq dan Iptek, serta berprestasi di bidang olahraga. Kami berharap para santri dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pemusatan latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan sportivitas.
Semoga perjuangan ini membuahkan hasil terbaik, membawa nama harum Pondok Pesantren Tarjun Najah dan Kota Solok di kancah nasional, serta menjadi inspirasi bagi seluruh lembaga pendidikan keagamaan di daerah kita.”Tambah Beliau. (helda/mutia)








