Example floating
Example floating
Example 728x250Example 728x250
Daerah

Menyemai Kasih dalam Pendidikan, MIN Kota Solok Siap Jadi Piloting Kurikulum Berbasis Cinta

×

Menyemai Kasih dalam Pendidikan, MIN Kota Solok Siap Jadi Piloting Kurikulum Berbasis Cinta

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Solok terus menunjukkan komitmennya dalam mentransformasi kualitas pendidikan karakter. Langkah ini ditandai dengan gelaran Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai persiapan menghadapi penetapan madrasah sebagai piloting project, Selasa (01/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Kepala MIN Kota Solok, Rina Andriani, Pengawas Madrasah Joni, S.Ag., M.Pd. selaku narasumber, Koordinator Kurikulum Nini Murni, S.Pd.I., serta jajaran majelis guru dan koordinator lingkungan MIN Kota Solok.

Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan rasa cinta, kasih sayang, penghargaan kemanusiaan, serta nilai keagamaan sebagai ruh ekosistem madrasah. Pendekatan ini bertujuan menciptakan pembelajaran yang membahagiakan, menghargai keunikan anak, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta mempererat sinergi antara guru, siswa, dan orang tua.

Dalam pemaparannya, Pengawas Madrasah Joni, S.Ag., M.Pd. menekankan bahwa KBC hadir untuk mengintegrasikan nilai kasih dalam pembelajaran maupun interaksi sosial sehari-hari demi menumbuhkan akhlakul karimah peserta didik.

Kepala MIN Kota Solok, Rina Andriani, menyambut amanah piloting ini dengan penuh rasa optimisme dan tanggung jawab.

“Pendidikan bukan hanya tentang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi tentang bagaimana menghadirkan cinta dalam setiap prosesnya—cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, sesama, ilmu, lingkungan, hingga bangsa dan negara. Terpilihnya MIN Kota Solok sebagai piloting adalah tantangan sekaligus peluang untuk mewujudkan pendidikan yang lebih humanis dan bermakna. Keberhasilan ini tentu membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama seluruh warga madrasah,” ujar Rina.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kurikulum MIN Kota Solok, Nini Murni, S.Pd.I., menegaskan relevansi KBC dalam menjawab kebutuhan karakter anak zaman sekarang. Ia berharap sosialisasi ini membangun kesamaan pandangan di antara seluruh tenaga pendidik.

“Melalui sosialisasi ini, saya berharap seluruh warga madrasah memiliki pemahaman dan komitmen yang sama. Implementasi KBC butuh kerja sama dan sinergi utuh, mulai dari kepala madrasah, guru, orang tua, hingga pemangku kepentingan,” tutur Nini.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya sosialisasi KBC di MIN Kota Solok. Beliau berharap kesiapan MIN Kota Solok menjadi piloting ini mampu membawa angin segar bagi iklim pendidikan madrasah di daerah tersebut.

“Kurikulum Berbasis Cinta adalah langkah nyata dalam merawat fitrah anak didik kita. Kami berharap MIN Kota Solok dapat menjadi pilar percontohan (role model) yang sukses mengejawantahkan nilai-nilai kasih sayang dalam budaya sekolah. Harapan kita bersama, madrasah tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara intelektual, tetapi juga melahirkan anak-anak berkepribadian santun, penuh empati, dan berakhlak mulia,” ungkap H. Amril.(helda/nita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *