Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Pemuda Muhammadiyah Sabang dan LLPM Universitas Serambi Mekkah Luncurkan Riset Aksi Partisipatoris Bersama Perempuan Pesisir

×

Pemuda Muhammadiyah Sabang dan LLPM Universitas Serambi Mekkah Luncurkan Riset Aksi Partisipatoris Bersama Perempuan Pesisir

Sebarkan artikel ini

Sabang | Mentreng.News.com – Dalam semangat membangun negeri dari pinggiran, Pemuda Muhammadiyah Kota Sabang berkolaborasi dengan Lembaga Layanan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LLPM) Universitas Serambi Mekkah untuk melaksanakan sebuah kegiatan penelitian berbasis komunitas. Kegiatan ini didukung penuh oleh NGO PENABULU Indonesia.

Mengusung tema _“Riset Aksi Partisipatoris bersama Perempuan dan Ibu Rumah Tangga Pesisir di Kota Sabang, Aceh”_, kegiatan ini bertujuan untuk menjadi jembatan antara suara komunitas pesisir dengan para pemangku kebijakan.

*Fauzan Putraga Al Bahri, selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Sabang*, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemuda dalam mendorong pembangunan yang inklusif.
_”Kami percaya bahwa perempuan dan ibu rumah tangga pesisir adalah pilar utama dalam menjaga ketahanan keluarga dan lingkungan. Melalui riset aksi partisipatoris ini, kami tidak hanya ingin meneliti, tetapi juga belajar langsung dari mereka. Dari tantangan ekonomi, kesehatan, hingga adaptasi perubahan iklim yang mereka hadapi sehari-hari,”_ ujar Fauzan.

Pendekatan _Riset Aksi Partisipatoris_ dipilih karena menempatkan perempuan dan ibu rumah tangga pesisir bukan hanya sebagai objek penelitian, tetapi sebagai subjek dan mitra utama dalam merumuskan solusi. Proses ini diharapkan dapat menggali potensi lokal, menguatkan kapasitas komunitas, serta melahirkan rekomendasi kebijakan yang berpihak dan berkelanjutan.

LLPM Universitas Serambi Mekkah hadir membawa kontribusi keilmuan dan metodologi, sementara Pemuda Muhammadiyah Sabang berperan sebagai penggerak di lapangan dan penghubung dengan komunitas. Dukungan dari PENABULU Indonesia menjadi penguat agar hasil riset ini dapat diimplementasikan secara nyata.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dan lembaga swadaya masyarakat dalam menjawab isu-isu strategis di Kota Sabang, khususnya terkait pemberdayaan perempuan pesisir. (Rizki M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *