Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Pelajari Strategi Pembangunan Kota Modern, Bupati Eka Putra Kunjungi Pemkot Batam Didampingi Forkopimda dan Ketua DPRD

×

Pelajari Strategi Pembangunan Kota Modern, Bupati Eka Putra Kunjungi Pemkot Batam Didampingi Forkopimda dan Ketua DPRD

Sebarkan artikel ini

Batam | MentrengNews. Com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kunjungan kerja dan studi komparatif ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Senin (21/9/2026). Rombongan yang dipimpin Bupati Eka Putra ini diterima langsung oleh Wali Kota Batam, H. Amsakar Achmad, di Aula Hang Nadim Kantor Wali Kota Batam.

Kunjungan ini bertujuan menggali strategi pengelolaan pemerintahan, percepatan pertumbuhan ekonomi, serta optimalisasi dukungan pemerintah pusat yang telah menjadikan Batam sebagai salah satu pusat industri dan investasi nasional. Bupati Eka Putra menekankan bahwa kehadiran dirinya bersama Dandim 0307/TD, Kapolres, Kajari, dan Ketua DPRD Anton Yondra merupakan bentuk keseriusan untuk belajar dari keberhasilan daerah lain.

“Kami ingin mengetahui resep kepemimpinan Wali Kota Batam sehingga mendapat perhatian besar dari pusat. Selain silaturahmi, kami mencari inovasi yang relevan untuk diterapkan di Tanah Datar, khususnya dalam mengelola potensi pariwisata dan UMKM,” ujar Eka Putra.

Bupati juga memaparkan potensi unik Tanah Datar yang berbeda dengan Batam. Jika Batam unggul dalam industri dan perdagangan bebas, Tanah Datar mengandalkan kekuatan pada sektor agraris, budaya, dan sejarah. “Kami tidak memiliki hotel berbintang masif seperti Batam, namun kami memiliki sekitar 300 homestay berbasis masyarakat yang terus kami kembangkan. Destinasi seperti Istano Basa Pagaruyung dan Nagari Tuo Pariangan adalah aset budaya yang tak ternilai,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi dan berbagi pengalaman tentang perjalanan panjang Batam sejak era 1960-an. Ia menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,76% pada tahun 2025—di atas rata-rata nasional—didorong oleh status kawasan perdagangan bebas dan dukungan infrastruktur industri.

“Batam berkembang karena konsistensi dan kekompakan. Saya selalu berupaya agar eksekutif dan Forkopimda berjalan seiring dan sejalan. Hal ini juga yang membuat Presiden sering memberikan arahan langsung kepada kami,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, realisasi investasi di Batam pada semester I-2026 mencapai Rp29,89 triliun atau tumbuh 62,75%, yang menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru. Keberhasilan ini menjadi bahan pembelajaran berharga bagi rombongan Tanah Datar.

Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi melahirkan kerja sama konkret antar-daerah, termasuk pemberdayaan masyarakat perantau asal Tanah Datar yang bermukim di Batam. Sinergi antara kepemimpinan daerah dan unsur keamanan serta legislatif menjadi kunci utama yang ingin dibawa pulang oleh Bupati Eka Putra untuk diterapkan di Bumi Cindua Mato. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *