Kota Solok | MentrengNews. Com — Usai menanti selama kurang lebih 15 tahun, MTsS Muhammadiyah Kota Solok kembali menjalani tahapan visitasi akreditasi sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan keagamaan. Kegiatan penilaian yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (12/10/2026) hingga Selasa (13/10/2026), menjadi tonggak penting bagi perbaikan tata kelola serta layanan belajar bagi para santri.
Pelaksanaan visitasi pada hari pertama disambut hangat dan optimis oleh seluruh keluarga besar madrasah. Langkah evaluasi menyeluruh ini didampingi langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Muhibut Tibri, bersama Pengawas Madrasah Joni, S.Ag., M.A.
Kehadiran jajaran Kemenag Kota Solok, perwakilan Badan Pembina Pondok Pesantren (BPP) Drs. Iskandar, M.M., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solok Jalinus Hadis, S.E., serta perwakilan orang tua santri menunjukkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang kuat demi mendorong peningkatan mutu madrasah secara berkelanjutan.
Tim Asesor dari Badan Akreditasi, Yoze Rizal, S.Pd. dan Dudu Wardana, S.Ag., M.Pd.I., melakukan peninjauan dan penilaian mendalam terhadap berbagai instrumen. Aspek yang dievaluasi mencakup kelengkapan dokumen kurikulum, proses pembelajaran di kelas, tata kelola administrasi, hingga ketersediaan sarana dan prasarana penunjang di MTsS Muhammadiyah Kota Solok.
Kepala MTsS Muhammadiyah Kota Solok, Ustadzah Surmayanti, S.TP., menyampaikan bahwa momentum akreditasi ini dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh jajaran pendidik untuk merefleksikan dan memperkuat kualitas layanan pendidikan.
“Alhamdulillah, setelah 15 tahun sejak akreditasi sebelumnya, hari ini menjadi momentum penting untuk membuktikan ikhtiar perbaikan yang konsisten kami lakukan. Seluruh ustadz dan ustadzah telah bergotong royong mempersiapkan instrumen dengan maksimal. Target kami tentu meraih predikat A, tetapi yang utama adalah menjadikan proses ini sebagai evaluasi diri demi menghadirkan pendidikan terbaik bagi para santri,” ujar Surmayanti.
Dukungan serupa disampaikan Kasi Penmad Kemenag Kota Solok, H. Muhibut Tibri. Ia mengapresiasi keterbukaan dan kesiapan pihak madrasah dalam menyajikan kondisi riil di lapangan.
”Akreditasi bukan sekadar prosedur formalitas, melainkan sarana evaluasi strategis untuk memperkuat daya saing madrasah dan memastikan pemenuhan hak belajar santri secara optimal,”ungkap H. Muhibut Tibri
Rangkaian visitasi yang berlanjut hingga Selasa (13/10/2026) ini diharapkan dapat memberikan hasil akreditasi terbaik (Predikat A), sekaligus memperkokoh peran MTsS Muhammadiyah Kota Solok sebagai lembaga pendidikan Islam yang akuntabel, berkualitas, dan terpercaya di Kota Solok. (helda/yulia)










