Kota Solok | MentrengNews. Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok memantau secara mendalam pelaksanaan Survei Nasional Sahabat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tahun 2026 yang digelar serentak di seluruh madrasah lingkungan Kemenag Kota Solok, mulai Selasa hingga Kamis (20–22/10/2026).
Survei berbasis digital yang berlangsung selama tiga hari ini menyasar sampel sebanyak 5 persen dari total populasi madrasah di Kota Solok. Sebanyak 126 responden yang terdiri dari 19 orang guru dan 107 orang siswa berpartisipasi aktif dalam pengisian instrumen tersebut. Untuk jenjang Raudhatul Athfal (RA), survei diisi khusus oleh guru. Sementara pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), survei diikuti oleh keterwakilan guru dan peserta didik.
Pelaksanaan survei dilakukan secara dalam jaringan (daring) melalui aplikasi resmi Sahabat KBC. Seluruh proses pengisian dan rekapitulasi data tingkat daerah dipantau langsung oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) sekaligus Admin EMIS Penmad Kemenag Kota Solok, Sri Ayu Sartika (Tika). Ia bertugas melakukan monitoring berkala terhadap ketaatan pengisian survei oleh madrasah di wilayah Kota Solok.
Di sela-sela pemantauan, Sri Ayu Sartika menegaskan kesiapannya untuk mendampingi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan selama proses pengisian instrumen hingga tahap evaluasi akhir.
“Sebagai admin, kami akan selalu terbuka menerima masukan, kendala teknis, maupun persoalan yang dihadapi para guru di madrasah terkait pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta ini. Koordinasi yang cepat dan responsif sangat penting agar data yang masuk benar-benar valid dan kendala di lapangan dapat segera teratasi,” ujar Tika.
Melalui Survei Nasional Sahabat KBC ini, Kementerian Agama berharap dapat memperoleh gambaran dan data riil mengenai efektivitas penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Hasil evaluasi nantinya akan dijadikan pijakan strategis dalam memperkuat implementasi nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, serta pembentukan karakter peserta didik dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh jajaran pimpinan Kemenag Kota Solok. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), H. Muhibut Tibri, memberikan apresiasi dan arahan khusus terkait pengawalan survei ini.
“Pelaksanaan Survei Nasional Sahabat KBC ini merupakan langkah strategis untuk mengukur secara presisi sejauh mana nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan karakter mulia telah tertanam dalam proses pembelajaran di madrasah. Kami berharap seluruh satuan pendidikan dapat berpartisipasi aktif sehingga data yang diperoleh benar-benar objektif dan menjadi bahan evaluasi komprehensif dalam penguatan mutu pendidikan karakter peserta didik di Kota Solok,” ungkap H. Amril
H. Muhibut Tibri secara khusus menegaskan komitmen Seksi Penmad dalam mengawal ketercapaian program ini hingga tingkat basis.
“Seksi Pendidikan Madrasah akan selalu mendukung penuh dan memberikan pengawalan secara berkelanjutan dalam seluruh tahapan kegiatan ini, guna memastikan Kurikulum Berbasis Cinta dapat terimplementasi secara optimal di setiap satuan madrasah,” pungkas H. Muhibut Tibri.
Dengan terlaksananya survei ini, Kemenag Kota Solok berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya lingkungan belajar yang ramah, humanis, dan berorientasi pada pembentukan akhlakul karimah peserta didik secara berkelanjutan. (helda/tika)










