Tanah Datar | MentrengNews. Com – Suasana khidmat dan penuh renungan menyelimuti pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Al-Jabbar, Jumat (23/10/2026).
Puluhan jemaah yang memadati masjid kebanggaan Kodim 0307/Tanah Datar ini tampak terenyuh mendengar khotbah Jumat yang disampaikan oleh Ust. Ahmad Rusdi, S.Pd.I.
Dalam khotbahnya, Ust. Ahmad Rusdi mengangkat tema yang sangat mendalam dan menohok hati, yakni tentang hakikat kehidupan dunia yang fana. Beliau menyampaikan sebuah renungan besar yang dikenal dengan “Tiga Nasehat Malaikat Jibril” sebagai pengingat bagi umat manusia agar tidak terlena oleh gemerlap dunia.
“Syukurilah nikmat, perbanyaklah istighfar, dan sadarkanlah diri kita dari tidur panjang kelalaian. Hari ini, mari kita renungkan tiga nasehat agung dari Malaikat Jibril yang menjadi kompas kehidupan kita,” buka Ust. Ahmad Rusdi di hadapan jemaah.
Ust. Ahmad kemudian menjabarkan ketiga nasehat tersebut secara rinci:
1. Kesadaran Akan Kematian
“Hiduplah kamu sesukamu, tetapi ingatlah engkau akan mati.”
Ust. Ahmad menjelaskan bahwa kebebasan yang dimiliki manusia di dunia tidak boleh dijadikan alasan untuk berbuat maksiat. Sehebat apapun seseorang menikmati hidupnya, kematian adalah kepastian yang akan memutus semua kenikmatan duniawi. “Jangan sampai kita hidup sesuka hati dalam dosa, padahal malaikat maut sedang berjalan menuju kita,” pesannya.
2. Hakikat Cinta yang Fana
“Cintailah olehmu apa yang ingin engkau cintai, tetapi ingatlah yang engkau cintai akan meninggalkanmu.”
Nasehat kedua ini, lanjut Ust. Ahmad, adalah obat bagi hati yang terlalu mencintai dunia, harta, jabatan, hingga keluarga. “Cintai keluarga dan hartamu, tetapi jangan sampai cinta itu melalaikan Penciptanya. Karena pada akhirnya, penyakit, usia tua, dan kematian akan memaksa segala yang kita cintai untuk berpisah dari kita,” tambahnya.
3. Pertanggungjawaban Amal
“Kerjakanlah olehmu apa yang ingin engkau kerjakan, tetapi ingatlah yang engkau kerjakan ada balasannya.”
Menutup ketiga nasehat tersebut, Ust. Ahmad mengingatkan tentang konsep muhasabah (introspeksi) dan hari pembalasan. Setiap ketikan jari, setiap langkah kaki, dan setiap harta yang dikeluarkan akan dihisab. “Keadilan Allah itu mutlak. Tidak ada satu pun kebaikan seberat biji zarrah yang terlewat, begitu pula dengan keburukan. Maka, pastikan apa yang kita kerjakan hari ini adalah tabungan untuk alam keabadian,” tegasnya.
Khotbah yang disampaikan dengan gaya bahasa yang membumi namun penuh ketajaman spiritual ini sukses membuat banyak jemaah Masjid Al-Jabbar meneteskan air mata dan larut dalam muhasabah diri.
Di penghujung khotbah, Ust. Ahmad Rusdi, S.Pd.I. mengajak seluruh jemaah untuk segera bertaubat, memperbaiki kualitas ibadah, dan menjadikan tiga nasehat Malaikat Jibril tersebut sebagai pengingat harian sebelum terlambat.
“Semoga Allah SWT memberikan kita husnul khotimah, mempertemukan kita dengan bulan-bulan yang penuh berkah, dan menyelamatkan kita dari azab neraka. Aamiin,” tutupnya sebelum memimpin jemaah menunaikan Shalat Jumat. (Pendim 0307)










