Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Populernya Kampung Sarugo Tak Lepas Dari Peran Srikandi Luak Limopuluah *Rezka Oktoberia

×

Populernya Kampung Sarugo Tak Lepas Dari Peran Srikandi Luak Limopuluah *Rezka Oktoberia

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com  |  Lima Puluh Kota – Kampuang Sarugo” kini menjadi salah satu Kampung Adat Terpopuler di Ajang Pesona Indonesia. Dimana Kementerian Pariwisata RI menganugerahkan Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dengan Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 karena mampu dan terbukti mencetuskan dan mempertahankan branding yang berdampak pada dunia pariwisata sebagai kabupaten beradat dan berbudaya.

Namun di balik populernya “Kampuang Sarugo” Tak lepas dari peran seorang Srikandi Luak Limopuluah sekaligus Anggota DPR RI Komisi II, Rezka Oktoberia.

Ketua Pokdarwis Kampuang Sarugo Rici Chandra menyampaikan peran serta Rezka Oktoberia cukup membantu mempopulerkan Kampuang Sarugo. Dengan mensupport ikut menvoting bersama timnya lewat SMS, ada ratusan. Bahkan, Rezka juga mengirimkan pulsa ke pokdarwis dan tim media, sehingga hasilnya Kampuang Sarugo menjadi terpilih menerima Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021.

“Cukup membantu Uni Rezka dalam mensosialisasikan wisata Kampuang sarugo, terutama dalam ajang anugerah Pesona Indonesia. Beliau ikut andil dalam mensosialisasikan kampung wisata di berita online dan berbagai media lainnya,” ujar Rici Chandra, Jum’at (21/5).

Selanjutnya Rici Chandra menyampaikan ucapan terimakasih kepada Uni Rezka Oktoberia, Karena telah membawa Kampung Sarugo kepentas nasional.

“Untuk mendukung dan memenangkan kampung wisata sarugo dalam ajang anugerah Pesona indonesia 2020. Baik secara materi, beliau ikut membantu kami untuk voling SMS. Tentu kami dari masarakat, Pokdarwis Kampuang Sarugo sangat mengucapkan terimakasih banyak kepada beliau,” terang Rici Chandra.

Namun, ada rasa kecewa dari Pokdarwis Kampuang Sarugo dengan pemerintah Limapuluh Kota.

“Sedikit kecewa dengan Pemda setempat. Tidak ada mengajak kami terutama kami dari kelompok yang berjuang selama ini untuk ikut serta dalam penerimaan penghargaan tersebut di Labuhan Bajo. Tapi kami tetap bersyukur dan berharap kedepannya kampung wisata sarugo lebih diperhatikan, karna masih banyak kekurangan. Terutama kami sebagai kelompok penggerak,” pungkas Rici. (bee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *