Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Babinsa Koramil 03/Prg Dampingi Kegiatan Tracing Contact Covid-19

×

Babinsa Koramil 03/Prg Dampingi Kegiatan Tracing Contact Covid-19

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Pariangan – Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03/Prg, Serda Elvi Sadrianto dari jajaran Kodim 0307/TD bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pariangan serta Tim Satgas Relawan Civid-19, melakukan pendampingan terhadap petugas tracing contact Covid-19.

Serda Elvi Sadrianto mendampingi tim dari Puskesmas melakukan tracing contact (pelacakan kontak erat) Covid-19 ke rumah-rumah warga di Jorong Pariangan,Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Jum’at
Desa Mlatiharjo Kecamatan Patean Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Sabtu (17/4/2021).

Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama di wakili Plh Danramil 03/Prg Serma Adrian mengatakan, Kedatangan tim ini menyusul informasi di Nagari Pariangan ada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, “Tentu dilacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu,” kata Serma Adrian di sela-sela kegiatan.

Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona.

Selama ini para Bidan Desa dan Tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Tanah Datar untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.

“Akan tetapi titik kesulitannya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen, oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar melibatkan TNI dan Polri dalam kegiatan tracing contact,’ bebernya.

Plh Danramil 03/Prg Serma Adrian juga menyampaikan dari aparat TNI – Polri bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. Kemudian, melakukan kegiatan tracing dari tim Puskesmas dengan pendampingan Babinsa serta ada relawan Posko PPKM Nagari Pariangan.

“Tidak semua warga mau menerima kenyataan yang telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan tak jarang yang menolak untuk dites swab atau rapid antigen,” ujarnya.

Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact dari Babinsa bersama tim tracing dari Puskesmas Patean serta relawan akhirnya warga yang tercatat kontak erat mau melaksanakan rapid tes antigen, “Kegiatan ini terus kita jalankan guna memutus mata rantai virus Covid-19,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *