Mentreng.com | Lintau Buo – Babinsa Tigo Jangko Koramil 04/Lintau Buo Kodim 0307/Tanah Datar, Koptu Yusmi Aditiawarman melaksanakan kegiatan pelatihan inovatif masyarakat. Adapun kegiatan yg dilaksanakan tentang penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Nagari Tigo Jangko Kec.Lintau Buo. Tentang cara penanaman pinang guna meningkatkan hasil produksi dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga panen, Jum’at (03/12/2021).
Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan motifasi dan semangat kepada warga untuk meningkatkan mutu dan kualitas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Babinsa Koramil 04/LB Koptu Yusmi Adityawarman sedikit berbagi pengalaman dengan warga tata cara penanaman pohon pinang yang baik. Penanaman dilakukan di tempat yang sesuai dengan syarat tumbuhnya maka akan memberikan dampak yang baik sehingga menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang optimal.
Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan di dalam penanaman pinang antaralain penanaman Pinang dapat berproduksi optimal pada ketinggian 4 meter diatas permukaan lau. Penanaman pinang idialnya ditanam pada ketinggian dibawah 100 m diatas permukaan laut. Tanah yang baik untuk pengembangan pinang adalah tanah beraerasi baik, solum tanah dalam tanpa lapisan cadas, jenis tanah laterik, lempung merah dan pinang dapat tumbuh pada iklim sedang.
Disamping itu Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama diwakili Pgs Danramil 04/LB Pelda Endrik Gaba menerangkan tentang kegunaan dan mafaat buah pinang. Buah Pinang atau bahasa latinnya Areca cathecu merupakan salah satu komoditas eksporIndonesia. Permintaan akan buah pinang ini lumayan tinggi. Buah pinang umumnya banyak tumbuh dipekarangan atau kebun, dan belum banyak petani yang membudidayakan Pinangsecara serius. Biji pinang berguna untuk bahan makanan, bahan baku industri seperti pewarna kain, dan obat. Biji pinang sebagai penyusun ramuan obat sudah masuk ke dalam daftar prioritas WHO (World Health Organi!ation) organisasi kesehatan dunia.
Biji pinang ini sudah dimanfaatkan sebagai obat sejak ribuan tahun sebelum masehi, terutama di Mesir dan India. Hingga kini banyak negara yang menggunakan biji pinang antara lain sebagai obatcacing, eksim, sakit gigi, flu, luka, kudis, difteri, nyeri haid, mimisan, sariawan, mencret,koreng, borok,terang Pelda Endrik Gaba.**








