Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Anggota Koramil 05/X Koto Inovasi Masyarakat Cara Pembuatan Paving Block Secara Manual

×

Anggota Koramil 05/X Koto Inovasi Masyarakat Cara Pembuatan Paving Block Secara Manual

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | X Koto – Paving block ialah material bangunan yang biasa digunakan sebagai bahan baku untuk membuat lapisan perkerasan permukaan tanah. Paving block ini berbentuk balok (block) yang memiliki ukuran tertentu. Cara pemasangannya dilakukan dengan menyusun paving block ini sesuai dengan pola yang diinginkan. Paving block banyak dipilih karena mudah dipasang, harganya cukup murah, dan memiliki daya resap air yang bagus. Biasanya paving block dipasang di taman depan rumah, halaman, pekarangan, atau jalan di dalam gang. Pemakaian paving block juga akan membuat tanah lebih terlindungi.

Babinsa Koramil 05/X Koto Serda Irwansyah Melaksanakan kegiatan inovatif dengan Memberikan Sosialisasi tentang Cara Pembuatan Pavim block secara manual di Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Guna Mempertahankan Penghasilan disaat Masa Pandemi Covid-19 di wilayah Desa binaan, Rabu (15/12/2021).

Kegiatan Bertujuan untuk meningkatkan Taraf Hidup Perekonomian Masyarakat Nagari Panyalaian Sehingga dapat Mensejahterakan Masyarakat.

Sesuai insteuksi Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama melalui Pgs Danramil 05/X Koto Serka Zainal Tanjung menginovasi warga dengan Cara membuat Paving Block Secara Manual adalah, Sebelum kita melaksanakan kegiatan dalam mencetak konblok, maka ada 2 elemen yang perlu kita perhatikan yaitu, peralatan dan urutan kegiatan pengerjaannya. Alat-alat yang perlu kita siapkan sebelum melakukan kegiatan produksi yaitu :

Cetakan paving block berbagai jenis bentuk, Pasir kualitas baik yang telah diayak dan dicuci Air, Semen portland, Abu batu, Tongkat pemukul

Serka Zainal Tanjung melanjutkan, Adapun Cara Membuatnya adalah : Untuk cara membuat paving block secara manual, langkah awal yang dilakukan adalah campurkan bahan utama yaitu pasir, air, dan semen lalu lakukan pengadukan secara konsisten. Kemudian hasil adukan masukkan pada cetakan khusus, perlu diperhatikan bahwa adukan harus terisi penuh, padat dan merata ke seluruh bagian cetakan agar paving block yang dihasilkan rapi serta berkualitas.

Selanjutnya, campuran dari adukan tersebut dipadatkan kembali dengan tongkat pemukul hingga permukaan rata. Selanjutnya, keluarkan paving block mentah dari cetakan khusus dan jemur di tempat yang cukup teduh hingga kering sempurna dan memiliki permukaan yang rata.

Yang perlu diketahui, bahwa penggunaan paving block manual sangatlah terbatas peruntukkannya untuk lalu lintas beban ringan, seperti paving block untuk taman dan paving block trotoar. Meskipun harga paving block manual cukup murah, namun potensi kerusakan dan durasi penggantiannya cukup tinggi. Kesimpulannya adalah bahwa paving block manual tidak awet dan tahan lama.

Kegiatan inovatif di Nagari Panyalaian selesai dilaksanakan dalam keadaan tertib dan aman.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *