Example floating
Example floating
Example 728x250Example 728x250
Daerah

Babinsa Koramil 06/Sgy Inovasi Warga Cara Pengolahan Kayu Manis

×

Babinsa Koramil 06/Sgy Inovasi Warga Cara Pengolahan Kayu Manis

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Sungayang – Kita tentu sudah tidak asing lagi mendengar salah satu rempah yang punya banyak manfaat kayu manis. Kayu manis (cinnamon) sudah banyak digunakan sebagai bahan rempah masakan, kecantikan hingga pengobatan.

Anda dapat menggunakan kayu manis ini dalam bentuk bubuk maupun minyak bahkan dalam bentuk asli yang telah dikeringkan. Cara pengolahan kayu manis yang sangat sederhana adalah cukup dengan mengeringkannya hingga mencapai kadar air tertentu.

Babinsa koramil 06/sungayang Kodim 0306/Tanah Datar melaksanakan kegiatan pelatihan inovatif masyarakat, Sabtu (18/12/2021).

Adapun kegiatan Babinsa dan pemuda pemudi Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang bagaimana cara membuat atau meracik bentuk kayu manis agar menjadi nilai jual yang tinggi karena kayu manis adalah bahan export guna meningkatkan perekonomian warga setempat

Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan motifasi dan semangat kepada para pemuda pemudi sungai patai untuk meningkatkan keterampilan guna melindungi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dandim 0307/TD Letkol Inf Wisyudha Utama melalui Danramil 06/Sgy Kapten CZI Muklis mengintruksikan tentang cara pengolahan kayu manis. Pengolahan ini dilakukan dengan cara mengelupaskan kulit kayu manis kemudian dibersihkan dari kulit luarnya. Setelah itu kayu manis akan dibelah – belah dengan ukuran 3 – 4 cm lebarnya, lalu dibersihkan kemudian dikeringkan dengan dijemur selama 2 – 3 hari.

Kayu manis yang kering secara alami akan menggulung dengan sendirinya. Penjemuran dilakukan hingga kayu manis cukup kering yang lamanya tergantung dari kondisi cuaca pada daerah tersebut.

Baik produk kayu manis kering maupun bubuk kayu manis ini mempunyai sifat dan rasa yang sama karena memang satu bahan baku sebelumnya. Kayu manis bubuk juga mengandung minyak atsiri dengan rasa yang pedas dengan kandungan bahan mineral dan kimia organik berupa protein, karbohidrat dan lemak.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *