Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Babinsa Koramil 09/Salimpaung Bantu Petani Olah Lahan

×

Babinsa Koramil 09/Salimpaung Bantu Petani Olah Lahan

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Salimpaung – Babinsa Koramil 09/Salimpaung Kodim 0307/Tanah Datar, Sertu Teguh melaksanakan pengolahan lahan milik bapak Asfan yang sudah lama tidak digunakan bersama 5 orang masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap di Nagari Sumanik Kecamatan Salimpaung yg akan ditanami cabe merah. Kegiatan ini dalam rangka menciptakan masyarakat yang produktif dan mandiri, Rabu, Rabu (09/02/2022).

Babinda Sertu Teguh mengaku membantu mengerjakan pengolahan lahan milik Asfan yang tergabung dalam Kelompok Tani di Nagarinya. dengan luas lahan 0,4 hektare.

Di sela waktu istirahat, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Wisyudha Utama melalui Danramil 09/Salimpaung Kapten Inf JH Haloho memberikan pencerahan kepada pemilik lahan Asfan, sesuai apa yang dipahami dari PPL.

“Persiapan lahan merupakan salah satu faktor terpenting yang perlu dilakukan dalam memulai usaha penanaman sayur mayur dan cabe merah. Persiapan lahan yang baik, berpengaruh besar terhadap produktivitas tanaman. Banyak penelitian menunjukkan dengan melakukan persiapan lahan sebelum melakukan usaha budi daya bisa meningkatkan hasil panen hingga 30 persen,” ujarnya.

Selain memperbaiki tanah, pembersihan juga bertujuan memperlancar arus air dan
pengolahan tanah merupakan cara untuk memperbaiki kondisi fisik, kimia mau pun biologi tanah.

Hal ini, kata dia mutlak dilakukan para petani sebelum melakukan penanaman bibit. Karena dengan pengolahan tanah yang baik dan benar maka proses penanaman akan lebih mudah dan tentunya itu baik sekali untuk benih yang akan ditanam.

“Banyak manfaat pengolahan lahan, diantaranya memperbanyak atau memperbesar total volume rongga atau pori tanah. Dengan demikian maka aerasi tanah dan drainase lahan semakin baik, sehingga pasokan oksigen untuk metabolisme akar menjadi lebih lancar,” tutur dia.

Mengaduk sisa tanaman secara merata ke dalam tanah sebagai sumber bahan organik dan unsur hara tanaman. Selain mengurangi resistensi tanah sehingga penetrasi akar menjadi lebih mudah dan mengurangi organ atau bagian jaringan gulma yang tersisa di dalam tanah.

Diharapkan ini dapat mengurangi potensi gangguannya terhadap pertumbuhan tanaman, berarti juga mengurangi biaya untuk pengendalian gulma selama periode budidaya tanaman.

Dalam kesempatan itu babinsa dan pemilik lahan bersama melakukan pengolahan lahan yang sangat keras. Karena sudah lama tidak turun hujan, dan kebetulan lahan juga lama tidak diolah, karena kata pemilik lahan, belum ada dana operasional. Ditambah dengan pemenuhan kebutuhan saat pandemi covid-19. (Pendim TD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *