Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Babinsa Koramil 10/STR Bersama Warga Pelihara Bibit Kayu Manis

×

Babinsa Koramil 10/STR Bersama Warga Pelihara Bibit Kayu Manis

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Sungaitarab – Babinsa Ramil 10/STR, Serka Suwirman beserta 2 org masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan tetap, melanjutkan pemeliharaan pembibitan kayu manis di lahan milik ibu Dewi seluas 15 x 15 M di Jorong Sungai Tarab, Senin (16/03/2022).

Serka Suwirman menjelaskan cara perawatan bibit kayu manis, pertama tama kita harus memilih lokasi untuk proses pembibitan dan penyemaian setidaknya harus dekat dengan lahan tanam dengan kondisi tanah yang subur. Proses budidaya kayu manis ini dilakukan dengan menggunakan dua media, yaitu polybag dan lapangan. Disemai di polybag, dengan ukuran 15 cm. campurkan tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2. Pembibitan menggunakan polybag akan berlangsung selama 8-12 bulan.

Selanjutnya dengan menggunakan lapangan, tanah yang telah disediakan harus bersih dari gulma dan hama lainnya. Buat bedengan dan siapkan drainase di setiap bedengan untuk memudahkan proses menanam, pengairan, dan memindahkan bibit. Lakukan perawatan dengan menyiram secara rutin.

Terdapat dua metode dalam menanam kayu manis dalam cara budidaya kayu manis. Pertama metode monokultur dan tumpang sari. Pada metode monokultur lahan hanya ditanam dengan satu jenis tanaman berjarak sekitar 1.5 meter. Sedangkan dengan metode tumpang sari, sistem penanaman dilakukan dengan menanam lebih daru dua jenis tanaman. Jarak penanaman dengan metode ini juga jauh lebih lebar yaitu sekitar 2 x 2cm hingga 5 x 5 cm.(pendim 0307/TD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *