Mentreng.com | Payakumbuh – Ada Pemandangan Sangat luar biasa pada Apel Pagi, Jum’at 24 Juni 2022 di Kecamatan Payakumbuh Timur. Dimana kaum wanita mengenakan baju kuruang basiba dan Takuluak Pompong serta kaum pria memakai baju guntiang cino dan bercelana batiak.
Kegiatan yang berdasarkan edaran Gubernur Sumatera Barat dan Walikota Payakumbuh tersebut, merupakan salah satu dalam melestarikan Adat dan budaya Minang Kabau khususnya di Kota Payakumbuh.
” Kegiatan apel menggunakan pakaian adat ini, berlangsung pada minggu pertama dan ketiga setiap bulan nya. Tujuan dengan kegiatan ini dalam rangka melestarikan adat minang kabau,” ujar Dewi.
Lebih jauh Dewi mengatakan Kegiatan apel dengan menggunakan pakaian adat minang Kabau ini , sangat di dukung oleh Niniak Mamak dan masyarakat setempat
Kalau bukan kita yang memulai siapa lagi, ini dalam rangka pelestarian adat budaya. Terlebih saat ini kebiasaan-kebiasaan dulu itu sudah mulai terabaikan,” ujarnya didampingi Sekcam Payakumbuh Timur Zailendra.
Khusus bagi ASN di Payakumbuh Timur penggunaan baju adat ini sudah disampaikan semenjak sebulan yang lalu sehingga seluruh ASN dapat menyiapkannya.
Dewi juga mengatakan alangkah bangganya jika semua pegawai di Payakumbuh setiap apel mengenakan pakaian adat minang Kabau ini .
Kita juga sudah menandatangani komitmen bersama dalam rangka kegiatan pelestarian adat budaya ini. Komitmen bersama ini juga bersama KAN, LPM, dan lainnya,” ujar camat cantik itu.
Bisa kita lihat daerah tetangga yang bangga mengenakan pakaian adat mereka dalam melaksanakan acara atau pun setiap apel di kedinasan nya. Hendaknya hal serupa ini dapat Kita terapkan juga di Kecamatan Payakumbuh Timur ini,” ujar Dewi lagi .
” Siapa lagi kalau bukan kita untuk melestarikan adat dan budaya minang Kabau ini. Maka nya setiap minggu Pertama dan Minggu Ketiga Kita melaksanakan apel dengan mengenakan pakaian adat ini di lingkungan Kecamatan Payakumbuh Timur,”pungkas Dewi .(Bee)








