Miris, Ibarat Perintah Jendral Dibantah Mayor

 

Mentreng.com | Pangkalpinang – Jagat pemberitaan di Provinsi Bangka Belitung sedang naik tensinya. Pasalnya, setelah viral tayangan berita sebelumnya soal beberapa oknum wartawan -yang mengaku-aku kelompok Forwaka- investigasi lapangan di kawasan Desa Ketap Parittiga Bangka Barat dan sempat meresahkan warga.

Kembali direspon oleh beberapa media yang tergabung dalam forum tadi. Diantaranya adalah media online forum keadilan babel, seperti dikutip dibawah ini.

Roy menegaskan bahwa Forwaka Babel diakui oleh pihak Kejati Babel. “Saya tegaskan Forwaka Babel diakui Kejati Babel,” tegas Roy.

Roy menduga dibalik massifnya pemberitaan terkait Forwaka dari sisi negatifnya ada seseorang yang punya kepentingan di situ.

“Ada apa dibalik berita itu semua, ada seseorang yang senang apabila Forwaka bubar karena dia ingin jadi ketua Forwaka apabila ada kepengurusan baru. Makanya dia akan selalu buat pemberitaan gaduh soal Forwaka,” tandasnya.

Jika diteliti lebih jauh lagi, sebenarnya pemberitaan oleh teman media FKB ini sudah offset dan justru berpotensi mengadu dua jabatan di tubuh institusi Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

Karena sebelumnya, pernyataan resmi lewat wawancara dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Babel, Ranu Mihardja secara gamblang mengatakan pihak Kejati Babel tidak mengakui adanya Forum Wartawan ini.

“Saya tidak mengakui (adanya) Forwaka. Semua saya akomodir. Kalau ada yang mengaku dari Forwaka, (silahkan) laporkan saja pada polisi. Kenapa masyarakat dibuat resah oleh wartawan? Masyarakat lapor saja ke polisi,” tegas Ranu Mihardja.

Kajati bilang, contoh yang paling gampang adalah ketika ada Jaksa dari Persatuan Jaksa Indonesia. “Apakah mereka ketika bertugas mengatakan mereka dari PJI atau dari Jaksa? Kan mereka bilangnya Jaksa saja. Begitu juga wartawan, kan harusnya wartawan perkenalkan diri dari media mana kan?” tanya Kajati beranalogi.

Sampai berita ini tayang, wartawan juga sudah mengirimkan konfirmasi ulang pada nomor Kepala Kejaksaan Tinggi Babel, Ranu Mihardja namun belum direspon dan akan diupayakan agar tersambung. (Tim)

Pos terkait