Dikampung Wahyu Event Pacu Jawi Disaksikan Ribuan mata

Mentreg.com  |  Sumatera Barat – Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan event pacu  jawi yang dilansung kan di Jorong Koto Baru Nagari Batu Basa, Kecamatan Pariangan, Tanah Datar, sabtu (30/11).  Pacu jawi kali ini, merupakan event terakhir  bagi Jorong Koto Baru sebagai pelaksana, dan kemudian event serupa akan kembali dihelat  di kecamatan Sungai Tarab.
Pacu Jawi merupakan Alek Anak Nagari Kabupaten Tanah Datar yang berdasarkan sejarahnya dilaksaankan setiap usai panen padi. Namun saat ini, pacu jawi tidak lagi sekedar tradisi, melainkan telah menjadi tujuan wisatawan dari mancanegara. Biasanya, Alek pacu jawi di Tanah Datar digelar di empat kecamatan yakni kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.
Di Kecamatan Pariangan, tepatnya di Jorong Koto Baru,  Nagari Batu Basa, event pacu jawi, dilaksanakan selama 3 kali sabtu, telah  membawa berkah bagi masyarakat setempat. Bagaimana tidak, dari arena pacu jawi itu, roda ekonomi masyarakat dan para peniaga dari kecamatan bahkan daerah lain bergeliat. Seperti warung nasi, warung kopi, pedagang sate dan berbagai jenis dagangan lainya, pada event itu mereka bisa meraup pundi pundi rupiah, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Asep, salah seorang pedagang sate mengatakan, jika berdagang diarena pacu jawi telah menjadi rutinitas ia dan pedagang lainnya. Biasanya,  setiap pelaksanaan pacu jawi, ia akan datang untuk mencari nafkah. Ia pun mengaku mampu  meraup omset mulai dari Rp. 700 ribu hingga satu juta rupiah dalam satu hari pelaksanaan pacu jawi.
“ Alhamdulillah pak, kadang ramai kadang sepi juga. Namanya juga berdagang, ada kalanya turun, ada pula naik kalau lagi ramai ramainya pak. Seperti disini (Koto Baru), cukup ramai pengunjungnya pak. Jadi Alhamdulillah lah.” Ucapnya, saat ditemui di lokasi pacu jawi.
elain pedagang, keuntungan lain yang didapatkan oleh anak nagari melalui alek pacu jawi itu seperti kunjungan wisatawan asing kelokasi tersebut, pengelolaan parkir,  dan lain sebagainya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh kabid pariwisata Dinas Pariwisata dan Olah Raga kabupaten Tanah Datar Erison. Ia mengatakan, dampak postif dari penyelenggaraan event pacu jawi di Tanah Datar, bergeraknya roda perekonomian masyarakat dimana event tersebut dilaksanakan.  Transaksi jual beli, parkir dan lain sebagainya selalu bergairah disetiap event itU berlansung.pada hakikatnya, bagi peserta pacu jawi, harga  sapi  yang ikut bertanding juga akan mengalami lonjakan harga.
“ peningkatan ekonomi bagai masyarakat, masyrakat bisa berdagang, parkir begitu banyaknya, dan harga sapi. Salah satu tujuan dari event itu kan untuk meningkatkan harga sapi. Sapi yang bagus bagus, harganya akan menjadi puluhan juta” ujar Erison.
Sebelumnya, bagi masyrakat Jorong Koto Baru Nagari Batu Basa, event pacu jawi yang dilaksanakan merupakan event perdana setelah terhenti lebih dari 20 tahun.  Terhentinya event tradisional itu karena sesuatu hal, dan saat ini masyrakat Jorong Koto Baru sangat berharap, event tersebut dapat terselenggara secara berkelanjutan.
“ pacu jawi di jorong kita ini telah terhenti sejak tahun 1990 lalu, karena ada perselisihan dengan nagari tetangga. Kini, kitasangat berharap, pacu jawi ini berkelanjutan. Karena pacu jawi, banyak usaha sampngan masyrakat kita jadinya, ucap kepala Jorong Koto Baru, Edi Saswita.
Sementara itu, wahyu IP, Putra asli Jorong Koto Baru Nagari Batu Basa sangat mendukung pelaksanaan event pacu jawi di Luhak Nan Tuo. Menurut mantan Wakil ketua DPRD kota Padang ini, dengan semakin ramainya wisatawan yang melihat lansung event tradisional pacu jawi, secara otomatis  akan berdampak terhadap sektor perekonomian masyarakat. Selain itu, keberadaan hotel hotel megah di Tanah Datar juga akan semakin bergairah.
Wahyu berharap, dengan adanya rencana kunjungan wisatawan asing  dari negeri tirai bambu pada tahun 2020 ke Tanah Datar, Wahyu menyarankan pemerintah Tanah Datar untuk bisa membuat sebuah sinopsis terhadap suatu kegiatan yang akan dipertontonkan. Hal ini bertujuan, agar wisatawan lebih mengenal event ppacu jawi secara jelas. (*)
Editor : Meriyanto

Pos terkait