Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Tekan Hama Tikus, Keltan Batang Kuruak Lakukan Buru Masal Hama Tikus

×

Tekan Hama Tikus, Keltan Batang Kuruak Lakukan Buru Masal Hama Tikus

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Lintau Buo – Dalam upaya menekan populasi hama tikus sawah, para petani, dan penyuluh pertanian, serta warga Nagari setempat melakukan perburuan dan pembasmian massal hewan pengerat ini, Rabu (31/08/2022).

Hama tikus sawah menjadi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang menyerang batang padi sawah. Serangannya dapat berakibat kerusakan batang tanaman padi hingga mengakibatkan petani gagal panen.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama terhadap ketahanan pangan dan upaya menekan tingginya serangan hama tikus di Kabupaten Tanah Datar khususnya Jorong Melati Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara.

Ini sesuai arahan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Datar dan ditindak lanjuti oleh Kelompok Tani Batang Kuruak Jorong Melati dan melakukan gerdal hama tikus bersama dengan warga masyarakat Nagari Lubuak Jantan serta didampingi oleh Anggota Koramil 04/Lintau Buo.

Dandim 0307/TD Letkol Czi Sutrisno,S.T.M.I.P melalui Plh Danramil 04/LB Pelda Endrik Gaba mengatakan Hama tikus merupakan salah satu hama utama tanaman padi, kehilangan hasil produksi akibat serangan hama tikus sangat tinggi.

“Merespon laporan dari PPL dan petani di lapangan maka kami dari Koramil 04/LB bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tanah Datar, segera melakukan tindakan untuk mengendalikan serangan hama tikus pada tanaman milik petani. Kegiatan gerakan pengendalian (Gerdal) tikus berupa gropyokan yang dilakukan oleh penyuluh pertanian, Petugas POPT (Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan) dan seluruh anggota Kelompok Tani Batang Kuruak.

“Upaya untuk mengendalikan hama tikus telah banyak dilakukan petani, mulai dari cara fisik, hayati, sanitasi, kultur teknik, mekanik dan kimia ,”Terangnya.

Menurutnya sebagai penyuluh pertanian akan terus mendampingi petani dan berupaya agar permasalahan yang dialami petani di lapangan bisa cepat teratasi.

“Petani harus turun ke lapangan, penyuluh harus turun ke lapangan dan mendampingi petani. Dalam kondisi apa pun, pangan tidak boleh bermasalah. Pangan tidak boleh bersoal. Untuk itu, kita harus tanam dan memastikan produksi tidak berhenti,” tegas Danramil.

Salahseorang dari petani Muh. Nadjib mengatakan, “Kami dari petani sangat mendukung kegiatan ini, bersama penyuluh dan dinas pertanian terus membantu kami mengupayakan pemberantasan hama tikus yang sedang melanda sawah kami saat ini, dan kami sangat berharap panen padi tahun ini bisa melimpah dibandingkan tahun yang lalu,” kata Muh. Nadjib. (Pendim 0307/TD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *