Mentreng.com | Tanah Datar – Bupati Tanah Datar Eka Putra,S.E.,M.M mengukuhkan panitia Pacuan Kuda Open Race dan Tradisional 2022 di Gazebo Indojolito Batusangkar, Rabu (12/10/2022).
Even ini sendiri digelar di Lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak Batusangkar tanggal 16 – 17 Oktober 2022.
Dalam pengukuhan susunan panitia ini juga melibatkan tiga kenagarian yaitu Nagari Baringin Kecamatan V Kaum, Nagari Saruaso dan Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas serta melibatkan personil Kodim dan Polres serta Pemkab Tanah Datar.
Bupati Eka Putra meminta panitia lomba pacuan kuda tahun 2022 bekerja secara profesional agar mensukseskan olahraga rakyat Tanah Datar.


Untuk itu setiap anggota panitia harus bekerja sesuai tugas masing-masing sehingga semua persiapan pelaksanaan lomba pacuan kuda berjalan aman dan lancar, Harap Bupati
Bupati Eka Putra meminta panitia khusus pada bagian pendaftaran dan pengukuran kuda pacu yang siap berlaga pada turnamen lomba pacuan kuda Kabupaten Tanah Datar Tanggal 16 – 17 Oktober 2022
harus betul-betul menjalankan tugas dengan baik, tegas dan tanpa kompromi. Semua harus berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Sebab pada tahap inilah sangat strategis menentukan kelas kuda pacu tersebut bertarung nanti. Hal itu demi menjaga kebaikan bersama ke depan.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E.,M.M menyampaikan hal itu kerika memberikan sambutan setelah pengukuhan panitia.
Dandim 0307/TD Letkol CZI Sutrisno,S.T.,M.I.P Selaku Ketua Umum Pacuan Kuda saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa event Pacu Kuda tahun 2022 ini secara tidak langsung masih dalam suasana memperingati HUT 77 TNI di wilayah Korem 032 Wirabraja.
Pacu kuda itu sendiri merupakan permainan anak Nagari di Ranah Minang dalam bentuk ajang lomba yang berwujud olaraga dan saat ini sudah menjadi agenda tetap Pordasi Sumatera Barat.
Berdasarkan historis pacu kuda di Sumatera Barat ternyata sudah berkembang sejak pemerintahan Hindia Belanda dibawah organisasi Ren Varenaking pada tahun 1912, kemudian berkembang menjadi tradisi alek anak nagari atau pesta rakyat.
Untuk mendukung pelaksanaan alek anak nagari tersebut Dandim menyebutkan bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin Pemkab Tanah Datar dan dianggarkan dari APBD.
Dana pembinaan yang bersumber dari APBD tersebut dimaksudkan untuk memotivasi para peternak kuda pacuan, pemilik kuda dan joki di Sumatera Barat. Pasalnya event pacu kuda yang menganut nilai-nilai budaya ini juga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
Sementara itu Ketua KAN ke tiga Nagari Baringin, Pagaruyung dan Saruaso sangat mengapresiasi upaya Dandim Tanah Datar dalam menggelar alek nagari tersebut.
Untuk itu Ketiga Nagari tersebut harus mendukung event alek nagari agar berjalan dengan lancar dan sukses.**








