Mentreng.cm | Kota Solok — Dalam rangka memperingati Tahun baru Islam atau 1 Muharram 1445 H. Madrasah Tsanawiyah Negri (MTsN) Kota Solok. Bertempat di Lapangan MTsN Kota Solok yang di ikuti oleh semua Pendidik Dan Tenaga Kependidikan,serta Siswa Siswi MTsN Kota Solok, dalam kegiatan ini mendatangkan penceramah Ustadz Almawadi Tanjung, S.Ag. Sabtu (22/07/23)
Sejarah 1 Muharram tahun baru islam, awalnya ditandai dengan peristiwa besar berupa peristiwa jijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 M. Hal tersebut menjadi sebuah penamaan kalender islam.
Melalui wawancara dengan KakanKemenag Kota Solok, H. Mustafa, “ Kemenag Kota Solok sangat meng apresiasi kegiatan yang dilakukan MTsN dalam rangka menyambut tahun baru Hijriah., “Peringatan 1 Muharram di negeri diperingati secara nasional, dimana setiap 1 Muharram ditetapkan sebagai hari libur nasional ditentukan dengan tanggal merah pada kalender. Berbagai perayaan dan keramaian diadakan dalam menyambut 1 Muharram atau yang lebih dikenal disebut tahun baru Islam ini”,sampai H. Mustafa.
Menurut Kepala MTsN Kota Solok Dra. Ifa Yetriani. Dengan memperingati Tahun baru islam ini supaya kita semua bisa hijrah atau berubah kearang yang lebih baik lagi. Ada hadist yg mengatakan
“Barang siapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.”pesan Ifa
“Hijrah sendiri diartkan sebagai perjuangan meninggalkan hal-hal buruk kearah yang lebih baik dan, kini peristiwa hijrah diartkan sebagai pelajaran nilai kebaikan untuk diri sendiri dan beralih pada sesuatu yang baik”, ujar Ustad Almawadi Tanjung.
Dalam peringatan tahun baru islam ini, ada beberapa pelajaran yg harus kita ambil pertama, semangat dari kaum muhajirin dalam berdakwah, contoh, ibnu mas’ud. Beliau adalah orang yg berani dalam mendakwahkan islam di kota mekah, sehingga beliau di potong telinganya oleh abu jahal karna membaca alquran di depan ka’bah. Sehinggabeeliau berhasil membalaskan dengan memotong kepala abu jahal tersebut.
Kedua, semangat beribadah dari kaum ansyor.diantaranya saubhan, yang mana rumah dari saubhan tersebut lebih kurang 3 jam perjalanan dari mesjid dan beliau tidak pernah ketinggalan sholat berjamaah di mesjid.
Ketiga semangat kebersamaan, atau persatuan dikalangan umat islam. Terutama di lingkungan keluarga besar MTsN Kota Solok , baik dikalangan siswa guru dan orang tua san masyarakat.
Dengan memperingati 1 muharam ini 1445 H ini ada perubahan hendaknya, terutama semangat hijrah dari hal hal yg buruk kepada hal hal yg baik, dan yg baik ke arah yg lebih baik lagi.” Ujar ustadz Almawadi ( Helda)








