Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

165 KK Warga Tanjung Modang Sudah Dapat Menikmati Air Bersih Buatan Prajurit TNI

×

165 KK Warga Tanjung Modang Sudah Dapat Menikmati Air Bersih Buatan Prajurit TNI

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Tanah Datar – Program TNI AD Manunggal Air merupakan wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan air yang bersih.

Pasi Bakti Mayor Inf Rudi didampingi Plh Pasiter Kodim Letda Inf Rusiyadi dan Plh Danramil Pelda Henrik Gaba bersama Surveyor dari Kostrad ( Serka Hendri) melaksanakan surve utk titik pengeboran sumur Bor.Hasil surve didapat titi sumur bor dengan kedalaman 30 m sudah bisa mendapatkan sumber air.

 

Serka Hendri dari Kostrad yang didampingi personil Kodim 0307/Tanah Datar melaksanakan Tugas Program TNI AD Manunggal Air dengan melaksanakan pembuatan dan membangun titik air bersih di Wilayah Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar,

Serka Hendri Personil TNI dari Kostrad
ini bersama sama dengan personil Kodim 0307/TD serta masyarakat berhasil melaksanakan program TNI AD manunggal air, lokasi yang sudah berhasil dibangun sebagai dan sudah ditentukan sebagai Titik air bersih yang berada di wilayah Kecamatan Lintau Buo Utara tepatnya di Jorong Tanjung Modang Nagari Tanjung Bonai. Jumlah penduduk yang sudah menikmati bantuan air bersih di Jorong Tanjung Modang kurang lebih 165 KK.

Program TNI AD Manunggal Air merupakan implementasi dari tujuh perintah harian KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, serta program pemerintah dalam rangka menurunkan angka stunting khususnya Wilayah Kec. Lintau Buo Utara, Kab.Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Karena melalui pembuatan sumber air bersih dan pembuatan tandon air ini dapat membantu kebutuhan masyarakat akan air bersih.

Program ini merupakan program utama TNI AD manunggal dalam mengentaskan masalah kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat. Karena air bersih menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Selain itu dengan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar.
Harapan ke depan masyarakat dapat menggunakan dengan sebaik-baiknya dan menjaga agar Program TNI AD Manunggal air ini dapat terjaga hingga di masa yang akan datang.

Dalam menyukseskan program tersebut, KASAD Jendral TNI Maruli SimanjuntakM.Sc menitikberatkan pada penyediaan air bersih dengan dasar permintaan dari masyarakat setempat.

Wali Nagari Tanjung Bonai Endri Joni menyampaikan, bahwa masyarakat sangat senang dengan diadakan program TNI AD Manunggal Air yang sangat mendukung kehidupan sehari- hari. Mayarakat mengucapkan terima kasih karena masyarakat sudah bisa menikmati air bersih yang cukup di rumah masing-masing untuk kehidupan sehari-harinya.
” Kami warga nagari Tanjung Bonai mengucapkan terima kasih kepada Bapak KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc serta personil dari Kostrad yang sudah memberikan bantuan air bersih yang sudah bisa kami menikmati di rumah masing-masing,” ujar Wali Nagari.

Selama ini kami memang kesulitan air sudah puluhan tahun lebih, kami mau ambil air saja harus mendayung sejauh dua kilo jaraknya, tetapi hari ini, ditahun ini sangat senang dengan adanya bantuan TNI AD Manunggal air telah menolong dan membantu kami sehingga hidup kami lebih berbeda dari pada tahun-tahun sebelumnya, sekali lagi kami mengucap syukur dan terima kasih kepada Bapak KASAD dan Pangkostrad. TNI AD Jaya,” pungkas
Wali Nagari Tanjung Bonai Endri Joni dilokasi pembuatan sumber air bersih, ungkapnya lagi.
Dandim 0307/Tanah Datar Letkol CZI Sutrisno,S.T.,M.I.P ketika ditemui diruang kerjanya pada Jum’at (19/01/2024) menjelaskan, TNI AD Manunggal Air merupakan salah satu upaya Kepala Staf (Kasad) Jendral TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc mengimplementasikan program pemerintah yaitu menurunkan angka stunting.
Termasuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dengan mencanangkan program TNI AD Manunggal Air pada tahun ini.

“Setelah dicanangkan Bapak Kasad, Jendral TNI Maruli Simanjuntak, MSc mengimplementasikan program ini dengan menurunkan tim terlatih mengerjakan Manunggal Air,” ucapnya.

Program TNI Manunggal Air yang dicanangkan meliputi tiga metode yaitu metode gravitasi, pompa hidram dan sumur bor.

Metode gravitasi digunakan mana kala posisi penduduk berada dibawah sumber air. Metode pompa hidram digunakan ketika masyarakat berada di atas sementara sumber air dibawah.

Pompa hidram ini mampu mengalirkan air dari bawah ke atas tanpa menggunakan listrik dan akan mengalir non stop.

Apa bila ke dua metode tidak bisa digunakan maka metode ketiga sumur bor. Sebelum membor air di daerah itu terlebih dahulu dideteksi kandungan air dalam bumi menggunakan alat geo listrik.

Alat ini bisa mensonar posisi air sampai kedalaman 500 Meter namun selama ini cukup diangka paling dalam 100 Meter.

“Dengan alat ini kita bisa menentukan titik air pas untuk pengeboran setelah lihat kedalaman dan debit air dalam kandungan tanah,” katanya. (Pendim 0307)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *