Mentreng.com | Padang Panjang – Dandim 0307/TD, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han diwakili Pabung Dim 0307/TD, Kapten Inf Akhmad Mudigda menghadiri penyerahan bantuan cadang pangan Pemerintah Prov Sumbar oleh Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, kepada Masyarakat terdampak Erupsi Gunung Merapi.


Dalam hal ini Dandim 0307/Tanah Datar mendukung kegiatan penyaluran beras tersebut sehingga dapat membantu mengurangi beban perekonomian dan juga membantu peningkatan kesejahteraan seluruh warga.
“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dandim. Sekaligus pencanangan gerakan penanaman cabe oleh Gubernur Prov Sumbar Mayeldi Ansharullah di Samping Mesjid Baiturrahman Kel. Bukit Surungan Kec. Padang Panjang Kota Padang Panjang, Jum (08/03/2024).
Penyerahan bantuan cadangan pangan yang diberikan berupa beras kepada masyarakat terdampak di tiga kabupaten/kota. Yaitu Kota Padang Panjang sebanyak 478 KK, Kabupaten Agam 5.092 KK dan Kabupaten Tanah Datar 3.540 KK.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan, mengingat banyaknya lahan yang terdampak akibat erupsi Gunung Marapi, Pemerintah Daerah harus segera menyikapi untuk membantu masyarakat yang terdampak tersebut.
“Untuk itu, di sini kepada pejabat-pejabat di Padang Panjang, Tanah Datar, Agam maupun provinsi harus meningkatkan sensitivitasnya. Dengan perhatian dan kepedulian kita, hari ini kita keluarkan cadangan pangan kita untuk diberikan kepada masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang Panjang atas inisiatif dalam menggelar Gerakan Tanam Cabai. Pemerintah Provinsi juga akan terus mendorong seluruh ASN dan masyarakat untuk menanam cabai.
“Kita pemerintah wajib menormalkan harga cabai ini. Menanam cabai dengan serentak ini merupakan salah satu langkah yang harus kita ambil untuk menormalkan kembali harga pasar. Mengingat cabai salah satu komoditi utama yang dibutuhkan,” tuturnya lagi.
Dalam hal ini Dandim 0307/Tanah Datar mendukung kegiatan penyaluran beras tersebut sehingga dapat membantu mengurangi beban perekonomian dan juga membantu peningkatan kesejahteraan seluruh warga.
“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dandim.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, mengatakan, akibat dari erupsi Gunung Marapi banyak lahan petani yang terkena dampaknya.
“Dari hasil pendataan kami, ada 478 KK atau 1.998 jiwa yang ikut terdampak. Dengan kondisi ini, terjadi gagal panen dan masyarakat tidak bisa beraktivitas, tentu membutuhkan perhatian kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan yang sudah disalurkan,” ungkapnya.
Sonny juga menjelaskan Gerakan Tanam Cabai ini juga menjadi langkah mengendalikan inflasi di Padang Panjang.
“Kita imbau kepada masyarakat untuk ikut menanam cabai di pekarangan rumah. Dengan harga saat ini Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per Kg sangat menyulitkan masyarakat,” jelasnya.
Usai Mahyeldi menyerahkan bantuan cadangan pangan secara simbolis.
Adapun yang hadir : Gubenur Prov.Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Pertanian, Sekda Tanah Datar Pj Walikota Padang Panjang, Pabung Kodim 0307/TD, Kapolres Padang Panjang, Kajari Padang Panjang, Kepala Dinas pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang, Kepala OPD Terkait dan Perwakilan Masyarakat Kab.Agam, Kab.Tanah Datar, Kota Padang Panjang yang terdampak Erupsi Gunung Merapi. (Pendim 0307)








