Mentreng.com | Tanah Datar – Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han Bersama Bupati Eka Putra serta Forkopimda Basarnas dan beberapa unsur lainnya terkait, mengadakan rapat evaluasi terkait pencarian korban yang belum ditemukan pasca banjir lahar dingin gunung Marapi dan perpanjangan masa tanggap darurat hingga 14 hari ke depan. Rapat yang diadakan di Gedung Indojolito Batusangkar Rabu (29/05/2024) malam.

Dalam agenda rapat yang dipimpin langsung Bupati Eka Putra tersebut dibahas beberapa hal penting terkait penanganan pasca banjir bandang gunung Marapi seperti pencarian korban yang masih belum ditemukan masih terus dilakukan, bagaimana penanganan pengungsi, distribusi bantuan, normalisasi daerah aliran sungai dan juga rencana relokasi rumah yang terdampak banjir bandang.
“Dalam rapat evaluasi ini kami sampaikan, bahwa pencarian korban hilang masih dilakukan di beberapa titik yang sudah ditentukan, terkait relokasi lahan sudah disiapkan, lebih kurang 10 hektar,” ucap Bupati Eka Putra.
Hendri dari Basarnas terkait pencarian korban hilang 10 orang yang masih belum ditemukan, katakan masih belum ada titik terang namun pencarian masih terus dilakukan.
“Pada sektor B areal pencarian lebih kurang 6 (enam) kilometer, Sungai Jambu-Parambahan tim menggunakan peralatan SAR air dan kelengkapan APD lainnya hasilnya masih nihil.
Terkait laporan masyarakat jika ada tempat-tempat yang dicurigai dikatakan Hendri tim yang dilapangan akan turun dan akan melakukan pencarian.
Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han
menyikapi terkait informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus jelas seperti halnya pemberitaan media baik cetak maupun elektronik, sehingga masyarakat tidak keliru, kejadiannya dimana dan tindakannya apa.
Dandim juga minta untuk segera menindak lanjuti segala sesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat seperti halnya dengan rapat evaluasi jangan menunda-nunda apalagi di masa tanggap darurat. (Pendim 0307)








