Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

๐Ÿ“ฐ RUMAH WARGA CINTA MULYA ROBOH, CAMAT SUMIYATI, KADINSOS PUJI SUKANTO BERSAMA BPBD, PERKIM & LEGISLATIF CEPAT TANGGAP

×

๐Ÿ“ฐ RUMAH WARGA CINTA MULYA ROBOH, CAMAT SUMIYATI, KADINSOS PUJI SUKANTO BERSAMA BPBD, PERKIM & LEGISLATIF CEPAT TANGGAP

Sebarkan artikel ini

16 April 2026 โ€“ Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Hujan deras disertai petir dan angin kencang yang terjadi pada Selasa malam hingga Rabu, 14 April 2026, mengakibatkan musibah di Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro.

Berdasarkan informasi resmi dari Camat Candipuro, Sumiyati, S.E., peristiwa ini menimpa rumah milik Bapak Mustohid di RT 017 RW 007.

Akibat terjangan angin kencang yang sangat kuat, bangunan tersebut roboh rata dengan tanah dan hancur total. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 15.000.000.

“Alhamdulillah, dalam musibah ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Semua selamat, namun kerugian materil cukup signifikan,” ujar Camat Sumiyati.

BANTUAN SEGERA MENGALIR, CAMAT SAMBUT APRESIASI

Menanggapi musibah tersebut, respon penanganan berjalan sangat cepat. Berbagai pihak langsung turun tangan memberikan dukungan.

Mewakili pemerintah kecamatan dan masyarakat, Sumiyati, S.E. menyampaikan ribuan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah peduli dan membantu.

Ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada:

โœ… BPBD Kabupaten Lampung Selatan
โœ… Dinas Sosial
โœ… Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM)
โœ… Anggota DPRD Fraksi Golkar, Bapak Derin Kusuma

“Kami sangat mengapresiasi kecepatan dan kepedulian dari seluruh pihak. Bantuan dan perhatian ini sangat berarti dan meringankan beban korban,” tegas Camat Sumiyati.

๐ŸŽค WAWANCARA EKSKLUSIF KADINSOS PUJI SUKANTO: WASPADA PANCAROBA!

Tim Mentrengnews.com juga melakukan konfirmasi langsung kepada Puji Sukanto, S.E., M.M., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, terkait fenomena cuaca yang sedang terjadi.

Beliau menjelaskan bahwa berdasarkan data dan peringatan dini dari BMKG, Bulan April 2026 ini merupakan masa Pancaroba (Peralihan Musim) yang memicu potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah, termasuk Lampung Selatan.

“Masyarakat harus sangat waspada. Di masa peralihan musim ini, cuaca sangat tidak menentu dan berpotensi membahayakan,” ujar Kadinsos Puji Sukanto.

โš ๏ธ FENOMENA YANG HARUS DIWASPADAI:

1. Hujan Lebat Disertai Kilat & Angin Kencang
Terjadi secara mendadak dengan daya hancur yang kuat, berpotensi merobohkan bangunan dan pohon.

2. Awan Cumulonimbus Aktif
Awan jenis ini sangat berbahaya karena sering memicu hujan deras, petir, hingga puting beliung.

3. Risiko Bencana Hidrometeorologi
Meningkatnya potensi banjir, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang di mana-mana.

4. Fenomena “Kemarau Basah”
Unik dan perlu diwaspadai, meski sudah masuk awal musim kemarau, hujan masih sering turun dengan intensitas tinggi.

๐Ÿ’ก TIPS KESELAMATAN DARI DINSOS LAMSEL:

Untuk mengurangi risiko bahaya, Kadinsos memberikan himbauan penting:

๐ŸŒณ Hindari Berteduh: Jangan pernah berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat angin kencang, risiko tumbang sangat tinggi.

๐Ÿ“ฑ Pantau Info BMKG: Selalu cek aplikasi Info BMKG untuk mendapatkan peringatan dini secara real-time.

๐Ÿค’ Jaga Kesehatan: Musim pancaroba rentan memicu penyakit seperti Flu, Demam Berdarah (DBD), hingga Diare. Jaga daya tahan tubuh.

๐Ÿš— Cek Kendaraan: Bagi pengguna jalan, pastikan wiper dan lampu kendaraan berfungsi baik jika harus berkendara saat hujan lebat.

Redaktur Mentrengnews.com
Penulis : Sholeh MTV
Berita Aktual, Berimbang, dan Edukatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *