Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

39 orang peserta didik SD 09, wisuda Tahfiz Juz 30, KaKankemenag : Jadilah kebanggan orangtua

×

39 orang peserta didik SD 09, wisuda Tahfiz Juz 30, KaKankemenag : Jadilah kebanggan orangtua

Sebarkan artikel ini

Mentreng.com | Kota Solok — Guna mendukung program pemerintah daerah Kota Solok dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan keagamaan serta mengukur kemampuan akademis dan keterampilan siswa Sekolah Dasar 09 Kelurahan Pasar Pandan Air Mati khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Sekolah Dasar 09 PPA menyelenggarakan Kompre dan Wisuda Tahfidz Juz 30 Bertempat di aula SD 09 PPA. Rabu(17/05)

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Walikota Solok, yang di wakili Kabag Kesra, Havis, Hadir pada kesempatan tersebut, KaKankemenag Kota Solok, H. Mustafa, Kepala Dinas, Perpustakaan dan Kearsipan, Wadirman, Pengawas SD, Desriyondra, M.Pd, Komite Sekolah, Suherif Welmen, S.Pd, dan tamu undangan.

“Peserta wisuda saat ini merupakan calon- calon penghafal tahfiz yang akan mengusung nama besar Kota Solok, Kota Beras serambi Madinah, yang akan menjadi calon imam di masjid besar. Walikota sangat mendukung dan mensupport semua program keagamaan yang diselenggarakn dan dikelola dengan baik. Mereka adalah asset dari Kota Solok yang harus selalu dibina,”sampai Havis.

KaKankemenag, H. Mustafa, menyampaikan,salam perkenalan sebagai kepala kantor Kementerian Agama yang baru di Kota Solok, mohon dukungan dan support dari semua pihak, agar bisa menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan bersinergi dengan semua pihak dengan baik di Kota Solok.

KaKanKemenag menambahkan, apresiasi yang setingi tingginya kepada Pengawas, Kepala Sekolah, Majlis Guru orangtua dan Peserta Wisuda Tahfiz, atas diselenggarakan kegiatan ini, semua ini membuktikan bahwa masyarakat telah banyak memahami program tahfiz ini. Masyarakat saat ini telah banyak dan bahkan berlomba-lomba memasukkan anak mereka ke sekolah yang mempunyai program keagamaan.

“Rasa syukur kita ucapkan kepada Allah SWT, dengan banyak memberi kemudahan kepada peserta didik yang hafal Al Quran, saat memasuki Sekolah dan Perkuliahan yang mereka inginkan, banyak prioritas yang diberikan perguruan tinggi terhadap anak-anak kita yang hafal ayat Al Quran dengan baik,”Ujar H. Mustafa

“Kegiatan ini sangat penting dan mulia karena ini adalah keunggulan Program Sekolah sebagai salah satu wadah pendidikan yang melahirkan generasi tidak hanya cerdas ilmu duniawi, tetapi juga melahirkan generasi yang sholeh dan sholehah,terus dan teruslah belajar, Jadilah Kebanggan Orang tua”pesan Kakankemenag diakhir sambutannya.

KegiatanTahfiz Al Quran ini merupakan salah satu program unggulan dari SDN 09 PPA, dan ini adalah wisuda yang ke tiga dilaksanakan oleh SDN 09 PPA. Wisuda Tahfiz saat ini diikuti sebanyak 39 orang murid kelas enam, dengan hafalan juz 30, Sebelum di wisuda siswa-siswa tersebut telah mengikuti uji publik tahfidz atau Kompre dan dinyatakan lulus. Adapun kriteria penilaian pada uji publik tahfidz tersebut meliputi tajwid, makhroj dan kelancaran hafalan dengan standar kelulusan minimal 75, disampaikan Lucia Kepala Sekolah saat memberikan sambutan.

“Jagalah Hafalanmu dengan baik, lanjutkan hafalanmu ke juz yang lainnya, walau tidak berada di SDN 09 PPA, perjuangan belum berakhir, ini adalah awal bagi kalian dalam memperjuangkan kebahagiaan dunia akhirat, dalam hidup berpeganglah pada Al Quran,’urai Lucia.

Pada Prosesi Terakhir Kegiatan wisuda, saat menguras emosi para tamu yang ikut menyaksikan, disaat para peserta didik memakaikan mahkota kepada orang tuanya masing-masing. Sesi pemakaian mahkota merupakan simbolisme imbalan Allah SWT di akhirat nanti, yaitu anak yang menghafal Al-Qur’an akan memakaikan mahkota cahaya kepada kedua orang tua dan menyelamatkan mereka dari panasnya api neraka dan juga sebagai tanda kemuliaan serta keistimewaan bagi para penghafal Al-Qur’an.

Diakhir kegiatan di adakan Lounching Buku Goresan tangan sang pemula, yang mana buku itu ditulis oleh semua peserta didik kelas 5 SD 09 PPA beserta pendidik, kemudian dikemas menjadi sebuah buku, kegiatan ini untuk memberikan motivasi kepada peserta didik yang lain untuk selallu belajar dan belajar untuk menulis. (helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *