Limapuluh Kota | Mentrengnews. Com —Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara pelepasan murid kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 di SMAN 1 Kec. Guguak, Rabu (6/5/2026).
Momen ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan tiga tahun di bangku SMA sekaligus awal langkah para lulusan menuju masa depan yang lebih luas.
Acara dihadiri berbagai tamu undangan, di antaranya KCD Wilayah IV Tasman Firdaus, Pengawas Satuan Pendidikan Asricun, anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Prima Maifirson, serta Camat Kecamatan Guguak, Gusni Hendrik.
Hadir pula komite sekolah, orang tua murid, tokoh masyarakat, dan keluarga besar sekolah sebagai bentuk dukungan atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan menengah atas.
Kepala sekolah Lisa Lazwardi menyampaikan rasa bangga kepada seluruh lulusan. Ia mengingatkan bahwa perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru.
“Teruslah berjuang dengan tekad, kerja keras, dan keyakinan. Setiap usaha akan membawa hasil terbaik,” pesannya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pendidikan hingga siswa berhasil menamatkan sekolah.
Senada dengan itu, Ketua Komite Jhon Eddi berharap para alumni mampu menjaga nama baik almamater, mengembangkan potensi, dan meraih keberhasilan di masa depan.
Perwakilan orang tua dan siswa kelas XII turut menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka selama tiga tahun terakhir. Momen ini menjadi salah satu bagian paling menyentuh karena sarat kenangan dan rasa terima kasih.
Rangkaian acara diawali parade guru dan tenaga kependidikan, dilanjutkan parade siswa kelas XII dari tiap kelas. Suasana semakin hangat saat sesi foto bersama yang mengabadikan kebersamaan terakhir di sekolah.
Selain prosesi pelepasan, sekolah juga menyerahkan kenang-kenangan kepada guru yang pindah tugas dan memasuki masa purna bakti. Ungkapan terima kasih dan penghormatan membuat suasana semakin haru.
Kemeriahan bertambah dengan penampilan seni dari siswa kelas X dan XI, mulai dari vokal, tari, randai, hingga permainan biola. Pemutaran video kilas balik perjalanan kelas XII juga sukses menghadirkan momen emosional, menampilkan berbagai kenangan selama menempuh pendidikan.
Prosesi pengalungan medali menjadi simbol penghargaan atas perjuangan para siswa, disusul penampilan perpisahan dari kelas XII sebagai persembahan terakhir bagi almamater tercinta.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar para lulusan melangkah ke masa depan dengan penuh semangat, optimisme, dan kesuksesan.(debby)








