CANBERRA/JAKARTA | Mentrengnews. Com – Sebuah kebanggaan bagi dunia hukum Indonesia kembali ditorehkan. Buku-buku karya advokat senior dan pakar hukum tata negara, Advokat Ropaun Rambe, secara resmi telah menjadi bagian dari koleksi permanen National Library of Australia (NLA) atau Perpustakaan Nasional Australia. Langkah ini menandai pengakuan internasional terhadap kontribusi pemikiran hukum Indonesia, khususnya dalam bidang praktik advokasi dan implementasi hukum Islam di Indonesia.
Berdasarkan data katalog NLA, setidaknya dua judul buku unggulan Advokat Ropaun Rambe telah terarsipkan dan dapat diakses oleh para peneliti, akademisi, serta praktisi hukum di seluruh dunia, yaitu:
“Implementasi Hukum Islam” (ditulis bersama A. Mukri Agafi), yang mengulas mendalam tentang dinamika penerapan syariat Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia. “Teknik Praktik Advokat”, sebuah buku rujukan penting bagi para calon advokat dan mahasiswa hukum yang membahas strategi, etika, dan teknis beracara di pengadilan Indonesia.
Keberadaan karya-karya tersebut di NLA bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi jembatan intelektual antara Indonesia dan Australia. Para peneliti hukum perbandingan (comparative law) di Australia kini dapat mengakses referensi primer mengenai bagaimana sistem hukum Islam berintegrasi dengan hukum positif di Indonesia, serta bagaimana profesi advokat beroperasi dalam ekosistem hukum sipil (civil law) yang unik.
Advokat Ropaun Rambe, yang telah malang melintang di dunia advokasi selama lebih dari tiga dekade, menyambut baik kabar ini. “Ini adalah kehormatan besar. Saya berharap buku-buku ini tidak hanya menjadi pajangan di rak perpustakaan, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh mahasiswa dan peneliti internasional untuk memahami kompleksitas dan kekayaan hukum Indonesia. Hukum kita memiliki karakteristik khas yang perlu dipahami dunia,” ujar Advokat Ropaun Rambe saat dikonfirmasi, Kamis (14/05/2026).
Pengamat hukum dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.A., LL.M., dan Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D., menilai bahwa masuknya karya Advokat Ropaun Rambe ke NLA adalah indikator meningkatnya soft power hukum Indonesia di kancah global. “Selama ini, literatur hukum Indonesia yang tersedia di perpustakaan internasional masih terbatas. Kehadiran buku-buku substantif seperti karya Advokat Ropaun Rambe membantu mendobrak stigma bahwa hukum Indonesia kurang berkembang. Ini adalah langkah diplomasi hukum yang sangat efektif,” jelasnya.
Proses akuisisi buku-buku tersebut dilakukan melalui mekanisme pertukaran publikasi internasional dan donasi dari berbagai lembaga hukum di Indonesia yang bekerja sama dengan perpustakaan luar negeri. National Library of Australia dikenal sebagai salah satu pusat riset terbesar di kawasan Asia-Pasifik, sehingga koleksi yang ada di dalamnya memiliki standar kurasi yang ketat dan berkualitas tinggi.
Dengan tercatatnya nama Advokat Ropaun Rambe di kancah internasional, diharapkan dapat memotivasi para praktisi hukum dan akademisi lainnya di Indonesia untuk terus menghasilkan karya tulis ilmiah yang berbobot dan relevan, sehingga khazanah hukum Indonesia semakin dikenal dan dihormati di mata dunia.**








