Kota Solok | MentrengNews. Com – Berakhirnya tahun pelajaran 2025/2026 menjadi momentum krusial bagi jajaran pendidik di Kota Solok untuk berbenah. Menyongsong tahun ajaran baru, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Solok, H. Amril, S.Ag., M.M., memberikan pembinaan khusus kepada puluhan tenaga pendidik dan kependidikan di MTsN Kota Solok, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Majelis Guru MTsN Kota Solok ini turut dihadiri dan didampingi langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah. Sebanyak kurang lebih 70 peserta yang terdiri dari guru dan staf administrasi tampak antusias mengikuti jalannya pembinaan.
Dalam arahannya, Kakankemenag Kota Solok, Amril, menegaskan pentingnya melakukan evaluasi total terhadap seluruh proses pembelajaran yang telah dilewati selama satu tahun ke belakang.
“Akhir tahun pelajaran 2025/2026 ini bukanlah akhir dari tugas kita, melainkan titik awal untuk melompat lebih jauh. Saya berharap seluruh pendidik mampu mengevaluasi setiap kegiatan yang telah berlangsung,” ujar Amril di hadapan majelis guru.
Ia menambahkan, evaluasi yang matang akan menjadi fondasi kuat bagi MTsN Kota Solok dalam menyambut tahun pelajaran 2026/2027. Target utamanya tidak main-main: mencetak generasi yang kompetitif di masa depan.
“Kita harus bersiap agar pada tahun pelajaran 2026/2027 nanti, MTsN Kota Solok mampu melahirkan banyak generasi emas. Generasi yang tidak hanya siap melangkah lebih jauh, tetapi juga siap ‘terbang lebih tinggi’ dalam meraih masa depan mereka,” tegasnya memotivasi.
Bak gayung bersambut, Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, menyambut hangat suntikan motivasi dan pembinaan dari pihak Kemenag tersebut. Menurutnya, momentum ini sangat tepat untuk menyamakan visi seluruh warga madrasah.
Defit menekankan bahwa tantangan pendidikan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, perubahan paradigma berpikir ( mindset ) dari para guru menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.
“Pendidik hari ini harus berani melakukan perubahan mindset dalam proses pembelajaran. Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama,” kata Defit.
Ia berkomitmen untuk mendorong para guru di MTsN Kota Solok agar mampu menyajikan metode pembelajaran di kelas yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. “Pembelajaran harus sesuai dengan perkembangan zaman yang dihadapi oleh siswa saat ini, agar potensi mereka bisa melejit secara maksimal,” pungkasnya.
Dengan adanya pembinaan ini, MTsN Kota Solok optimistis dapat memulai tahun ajaran baru dengan energi segar dan strategi matang demi mencetak lulusan madrasah yang unggul dan berdaya saing tinggi. (helda/yetty)








