Kupang | MentrengNews. Com – Donasi kemanusiaan dari Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) dan Menwa seluruh Indonesia, sudah diserahkan ke Posko TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Lanud El Tari, pada Jumat (22-08-2026). Selanjutnya donasi ini akan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules menuju lokasi bencana gempa di Flores untuk nantinya akan dibagikan kepada para korban bencana Gempa NTT.
Komandan Menwa Mahadana NTT H. Fahmi H. Abdullahi, SE membenarkan hal ini bahwa Menwa dari berbagai satuan, sudah menyerahkan bantuan berupa barang ke Posko TNI AU di Lanud El Tari Untuk Segera diberangkatkan ke Flores. Bantuan yang diantar oleh Anggota Satgas IARMI – Menwa Peduli Bencana Flores ini diterima Letda Lek. Tedi Kaurhanwildirga selaku Subsinatdirga Stahwildirga Dinas Teritorial Lanud El Tari.
“Bantuan dari IARMI dan MENWA Indonesia sudah kami serahkan ke pihak TNI AU. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI AU, khususnya Lanud El Tari yang telah menerima dan membantu proses pengiriman bantuan kemanusiaan ini. Bantuan dari IARMI dan MENWA se-Indonesia selanjutnya akan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules menuju lokasi bencana untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Komandan Menwa Mahadana NTT
“Bantuan kemanusiaan tersebut, merupakan hasil penggalangan donasi yang dilakukan secara bersama oleh IARMI dan Menwa se-Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana gempa bumi,” tambahnya.
Dansatgas IARMI-MENWA Peduli
Bencana Flores, Ronny Charmo, menegaskan pihaknya selalu siap mengerahkan anggota Satgas sewaktu-waktu dengan menggunakan Hercules milik TNI AU.
“Dalam komunikasi sebelumnya, pihak Lanud memberi lampu hijau bagi kami untuk ikut, sehingga saya selaku Dansatgas selalu menyiagakan anggota untuk dimobilisasi ke Flores. Kapan saja dan berapa saja kami siap,” ujar Kasmen Mahadana NTT.
IARMI dan MENWA se-Indonesia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mendukung proses penanganan dan pemulihan pasca bencana. (Boy/Megy)









