Example floating
Example floating
Example 728x250Example 728x250
Daerah

Membuka OMI 2026, Kakan Kemenag Kota Solok Dorong Siswa Raih Prestasi Hingga Tingkat Nasional

×

Membuka OMI 2026, Kakan Kemenag Kota Solok Dorong Siswa Raih Prestasi Hingga Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

Kota Solok  |  MentrengNews. Com — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok, H. Amril, secara resmi membuka gelaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 di Halaman Kampus MAN Kota Solok, Senin (7/9/2026). Perhelatan tahunan ini mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

Dalam arahannya, H. Amril mengingatkan bahwa seluruh peserta yang berpartisipasi merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi ketat di sekolah dan madrasah masing-masing. Beliau berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan ini secara optimal.

“Ikuti OMI ini dengan sebaik-baiknya, maksimalkan waktu yang ada, dan awali setiap pengerjaan dengan doa. Tetap teliti dan berhati-hati dalam menjawab soal, perhatikan skema penilaian, serta jangan terlalu terpaku pada durasi jam. Selamat berlomba, semoga sukses dan mampu meraih nilai tertinggi hingga mewakili Kota Solok ke tingkat provinsi,” ujar H. Amril.

Secara khusus, Kakan Kemenag juga menitipkan pesan kepada para Kepala Madrasah dan Sekolah untuk langsung bersiap melakukan pembinaan intensif seusai ajang ini. Langkah tersebut penting guna memastikan kontingen Kota Solok siap bersaing di tingkat provinsi dan menembus tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Muhibut Tibri, menjelaskan bahwa OMI 2026 memiliki keunikan tersendiri dengan hadirnya peserta dari sekolah umum. “OMI tahun ini cukup khusus karena adanya penambahan peserta dari SDN 6 Tanjung Paku dan SMP Negeri 1,” terangnya.

Pelaksanaan OMI Kota Solok berlangsung selama tiga hari, 7–9 September 2026. Total peserta yang bertanding mencapai 84 orang, terdiri dari 78 peserta kompetisi reguler (6 siswa SD, 18 siswa MI, 27 siswa MTs, 9 siswa SMP, dan 18 siswa MA) serta 6 peserta Madrasah Riset (3 siswa MTsN dan 3 siswa MA). Para pemenang tingkat kota ini dijadwalkan melaju ke kompetisi tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 5–6 Oktober 2026 mendatang.

Kementerian Agama Kota Solok menegaskan bahwa OMI bukan sekadar ajang kompetisi akademik rutin, melainkan sarana pembuktian bahwa integrasi antara nilai-nilai Islam, ilmu pengetahuan, dan kesadaran lingkungan (ekoteologi) mampu melahirkan generasi yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Kemenag berharap ajang ini dapat memantik semangat riset serta budaya berprestasi di lingkungan madrasah dan sekolah umum, sekaligus membawa nama harum Kota Solok di panggung nasional.(helda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *