Kota Solok | MentrengNews. Com — Delapan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok tampil memukau dengan unjuk kreativitas pada ajang kebudayaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026. Berlokasi di kawasan Sawah Solok, Sabtu (10/10/2026), para siswa tersebut berpartisipasi aktif dalam Lomba Instalasi Jerami yang menjadi salah satu ikon unik festival tahunan tersebut.
Di tangan para pelajar madrasah ini, jerami—yang umumnya hanya dianggap sebagai limbah pertanian—disulap menjadi deretan karya seni bernilai estetika tinggi. Mengusung tema kearifan lokal agraris, kontingen MAN Kota Solok menampilkan berbagai replika menarik, seperti bentuk rangkiang, figur petani menampi padi, pedati, hingga miniatur dinamika aktivitas di persawahan.
Kepala MAN Kota Solok, H. Maidison, S.Pd., M.S.H., menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas capaian serta partisipasi aktif para siswanya dalam mengolah karya berbasis pelestarian lingkungan tersebut.
“RSBG bukan sekadar festival, melainkan cermin jati diri masyarakat agraris Solok. Melalui lomba instalasi jerami ini, anak-anak belajar secara kontekstual bahwa limbah memiliki nilai seni yang tinggi, sekaligus diajarkan untuk terus menjaga kelestarian budaya lokal,” ujar H. Maidison.
Hal senada diungkapkan Pembina Pendamping, Ustadz Husen Kadri. Ia menuturkan bahwa pendampingan dalam ajang ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap penanaman rasa cinta budaya Minangkabau di sanubari para siswa.
Sementara itu, Aqil, siswa Kelas XII F3 yang mewakili tim MAN Kota Solok, mengaku sangat antusias dapat berkontribusi langsung dalam ajang bergengsi daerah ini.
“Saya dan teman-teman sangat bersemangat. Kami ingin menjadi generasi muda yang dapat menginspirasi sesama untuk makin mencintai dan melestarikan budaya daerah, khususnya budaya Minangkabau,” ungkap Aqil dengan penuh semangat.
Gelaran RSBG 2026 sendiri resmi masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Festival ini menjadi simbol kolaborasi, inovasi, serta kebersamaan masyarakat Solok. Selain lomba instalasi jerami, rangkaian RSBG 2026 turut dimeriahkan dengan pawai budaya, makan baronjin, permainan anak nagari, serta pementasan seni tradisi.
Melalui keikutsertaan ini, keluarga besar MAN Kota Solok berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, peduli terhadap lingkungan, serta teguh dalam menjaga nilai-nilai luhur kebudayaan daerah. (Helda/nita)










