Kota Solok | MentrengNews. Com — Masa pengabdian dan pembelajaran lapangan selama seratus hari resmi berakhir. Bertempat di ruang kerja Plt. Kepala Madrasah, MTsN Kota Solok secara resmi melepas 12 mahasiswa Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok yang telah tuntas melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Kamis (22/10/2026). Penutupan masa PPL yang berlangsung sejak 13 Juli 2026 ini ditandai dengan prosesi penjemputan resmi oleh Ketua PPL Kampus UMMY Solok, Helvita Roza, S.Pd.
Prosesi pelepasan yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, M.Pd., berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut guru pamong dan pembimbing lapangan yang selama ini mendampingi para mahasiswa mengarungi dinamika pendidikan madrasah.
Selama 100 hari mengabdi, kedua belas mahasiswa UMMY Solok—yakni Muthia Rahmayanti, Heni Zalfian Putri, M. Arif Hidayatullah, Harlan Fadhillah, Srihanum Mulyani, Sari Wahyuni Putri, Handre, Salsabila Amelia, Anisa Ramadhani, Hijratul Hanif, Deni Febrian, dan M. Syahril—telah berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan akademik maupun non-akademik di lingkungan MTsN Kota Solok.
Plt. Kepala MTsN Kota Solok, Defit Arison, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi para mahasiswa selama berada di madrasah. Menurutnya, pengalaman langsung di kelas memberikan nilai substansial yang tidak tergantikan oleh teori semata.
“Selama menjalani PPL di MTsN Kota Solok, para mahasiswa telah memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung lingkungan pendidikan dan proses pembelajaran di madrasah. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai calon guru,” ungkap Defit Arison.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PPL Kampus UMMY Solok, Helvita Roza, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada jajaran pimpinan dan keluarga besar MTsN Kota Solok atas sambutan hangat serta bimbingan intensif yang diberikan kepada mahasiswanya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MTsN Kota Solok yang telah menerima dan membimbing mahasiswa kami selama pelaksanaan PPL. Semoga pengalaman yang mereka peroleh di madrasah ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan mengajar, membangun kepercayaan diri, dan mempersiapkan diri menjadi pendidik yang profesional,” tuturnya.
Guru pamong MTsN Kota Solok, Parti Erlinda, menambahkan bahwa terjun langsung ke dalam ekosistem madrasah melatih kepekaan pedagogik mahasiswa dalam menghadapi berbagai karakter peserta didik yang unik.
“Pengalaman praktik di madrasah memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh di bangku kuliah. Mahasiswa belajar menghadapi situasi kelas, memahami karakter murid, serta membangun komunikasi yang baik. Kami berharap pengalaman selama PPL ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” ujar Parti Erlinda.
Perasaan haru dan bangga turut diungkapkan oleh perwakilan mahasiswa PPL, Hijratul Hanif. Mewakili rekan-rekannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu, kesabaran, and bimbingan yang diberikan oleh para guru senior di MTsN Kota Solok.
“Selama melaksanakan PPL di MTsN Kota Solok, kami mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran baru. Kami belajar bagaimana mempersiapkan pembelajaran, menghadapi karakter murid yang beragam, serta bekerja sama dengan para guru. Terima kasih kepada pimpinan madrasah dan seluruh guru yang telah membimbing kami. Semoga ilmu dan pengalaman ini dapat kami manfaatkan ketika nantinya menjadi pendidik,” ungkap Hijratul Hanif penuh syukur.
Berakhirnya program PPL 100 hari ini bukan akhir dari segalanya, melainkan titik awal langkah nyata para mahasiswa menapaki dunia profesional kependidikan. MTsN Kota Solok berharap sinergi dan kerja sama strategis dengan UMMY Solok dapat terus terjalin erat demi melahirkan generasi pendidik yang kompeten, berkarakter mulia, serta siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia pendidikan di Kota Solok dan Indonesia pada umumnya. (helda/rafki)










