Padang | MentrengNews. Com — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Solok, H. Maidison, berhasil mengukir prestasi membagakan di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Ia sukses meraih posisi Juara 3 dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja se-Sumatera Barat Tahun 2026 pada kategori khusus Kepala Sekolah SLTA Sederajat.
Ajang bergengsi yang berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (21/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026) di Hall SMA Negeri 1 Padang tersebut diikuti oleh perwakilan kepala sekolah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Tampil ulet, sportif, dan penuh perhitungan strategi, H. Maidison berhasil menyingkirkan lawan-lawannya hingga melaju ke babak semifinal dan mengamankan posisi tiga besar.
Kemenangan ini disambut haru dan bangga oleh keluarga besar MAN Kota Solok serta jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Solok.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Solok, H. Amril, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini:
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada Kepala MAN Kota Solok, Bapak H. Maidison, atas raihan Juara 3 Kejurprov Tenis Meja se-Sumatera Barat. Prestasi ini membuktikan bahwa seorang pemimpin madrasah tidak hanya dituntut unggul dalam manajerial dan kepemimpinan formal, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjaga kebugaran, kedisiplinan, dan semangat sportifitas. Semoga ini menjadi inspirasi bagi para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa di lingkungan Kementerian Agama untuk terus berprestasi di segala bidang.”ungkap H. Amril.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kaur TU) MAN Kota Solok, Roki Adedeswan, mewakili civitas akademika madrasah turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Alhamdulillah, kami keluarga besar MAN Kota Solok sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh Bapak Kepala Madrasah. Di tengah kesibukan beliau memimpin madrasah, beliau masih bisa berprestasi dan mengharumkan nama MAN Kota Solok di tingkat provinsi. Ini menjadi teladan bagi kami semua bahwa guru dan kepala madrasah harus tetap sehat, bugar, dan berprestasi,” ungkap Roki.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi stimulan positif bagi seluruh warga madrasah untuk terus mengeksplorasi dan mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.(helda/nita)










